search

Advetorial

M Husni Fahruddindprd kaltimpartai golkar

Dorong Keterlibatan Warga dalam Pemerintahan, Bang Ayub Gelar PDD di Kota Bangun

Penulis: Redaksi Presisi
Sabtu, 24 Januari 2026 | 0 views
Dorong Keterlibatan Warga dalam Pemerintahan, Bang Ayub Gelar PDD di Kota Bangun
Suasana Penguatan Demokrasi Daerah. (Istimewa)

Kutai Kartanegara, Presisi.co – Anggota DPRD Kalimantan Timur M Husni Fahruddin menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah bertema partisipasi publik dalam penyelenggaraan tata pemerintahan yang demokratis di Desa Murunan, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu 24 Januari 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk mendorong keterlibatan warga dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kebijakan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Husni menegaskan bahwa demokrasi yang sehat tidak cukup hanya diwujudkan melalui pemilihan umum, tetapi juga melalui keaktifan masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan sehari-hari.

Menurutnya, partisipasi publik merupakan kunci agar kebijakan yang dibuat pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan warga di lapangan.

Ia mengatakan masyarakat harus berani menyampaikan aspirasi, kritik, serta masukan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan.

Tanpa pengawasan dari warga, kebijakan berpotensi melenceng dari kepentingan masyarakat.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber Fajar dan Ahmad Faidillah yang memaparkan pentingnya literasi politik serta pemahaman hak dan kewajiban warga negara dalam sistem demokrasi.

Keduanya mendorong masyarakat desa lebih aktif mengikuti musyawarah perencanaan pembangunan, forum konsultasi publik, hingga mekanisme pengaduan layanan pemerintah.

Moderator Rizal memandu diskusi interaktif yang diwarnai tanya jawab seputar pelayanan publik, transparansi anggaran, serta peran masyarakat dalam mengawasi program desa.

Husni menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan konstituen agar setiap persoalan di tingkat desa dapat diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan di DPRD Kaltim.

Ia berharap kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah mampu meningkatkan kesadaran politik warga sehingga masyarakat tidak lagi pasif, melainkan terlibat aktif dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Editor Redaksi