search

Daerah

BBM BermasalahGubernur KaltimRudy MasudBBM Oplosan

Gubernur Kaltim Tanggapi Isu BBM Bermasalah, Minta Laporan Resmi

Penulis: Akmal Fadhil
1 hari yang lalu | 141 views
Gubernur Kaltim Tanggapi Isu BBM Bermasalah, Minta Laporan Resmi
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat menyambut ribuan warga yang datang bersilaturahmi di momen Idul Fitri 2025. (Presisi.co/Akmal)

Samarinda, Presisi.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, mengaku belum menerima laporan resmi terkait dugaan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyebabkan ratusan kendaraan bermotor mengalami gangguan teknis.

"Saya belum mendapatkan laporan itu secara formal. Secara informal pun saya tidak sempat membuka media sosial, tetapi pada dasarnya bahan bakar di Kalimantan Timur menurut hemat saya masih dalam kondisi bagus," ujar Rudy saat dikonfirmasi, Rabu, 2 April 2025.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, dari hasil pemantauan sementara, tidak ditemukan indikasi bahwa BBM di Kaltim mengalami masalah. Namun, ia tetap membuka kemungkinan untuk melakukan investigasi jika ada laporan resmi yang masuk.

Menanggapi keluhan sejumlah pengendara mengenai kendaraan yang mogok atau berebet setelah mengisi BBM, Rudy menilai faktor perawatan kendaraan juga perlu diperhatikan.

"Saya rasa satu dari sekian juta kendaraan itu wajar jika mengalami masalah, mungkin karena tangkinya tidak pernah dibersihkan atau belum di-service secara berkala. Kalau diservis secara berkala, alhamdulillah baik-baik saja, kami sendiri menggunakan BBM di sini tidak ada masalah atau keluhan," tambahnya.

Namun, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan keluhan masyarakat yang mengalami langsung dampak dugaan buruknya kualitas BBM. Sejumlah pengguna kendaraan meminta pemerintah segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

Rusdi, salah satu pengendara motor, mengaku kendaraannya mengalami masalah sesaat setelah mengisi BBM. Awalnya ia mengira masalah berasal dari mesin, tetapi setelah diperiksa di bengkel, teknisi menyatakan bahwa filter bahan bakarnya kotor akibat kualitas BBM yang digunakan.

“Kemarin saya cek ke bengkel, ternyata filternya kotor akibat bahan bakar yang tidak bersih,” ungkap Rusdi.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kalau dibiarkan begini, kami yang susah. Kendaraan ini alat utama kami untuk bekerja. Harus ada solusi segera,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi