DPRD Samarinda Dorong Pembenahan Sampah, 40 Bank Sampah Dilaporkan Tidak Aktif
Penulis: Redaksi Presisi
Selasa, 27 Oktober 2026 | 51 views
Ilustrasin Bank Sampah. (ist)
SAMARINDA, Presisi.co – DPRD Kota Samarinda mendorong pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh menyusul kapasitas Zona 2 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan yang dilaporkan hampir penuh.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Andriansyah, menilai rencana pembangunan Zona 3 TPA Sambutan pada 2027 perlu diimbangi dengan pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
Menurutnya, penambahan zona pembuangan tidak akan menjadi solusi jangka panjang apabila pemerintah tidak membenahi sistem pengelolaan sampah secara terintegrasi.
“Jangan sampai ketika Zona 3 sudah penuh, kita kembali dihadapkan pada kebutuhan membangun Zona 4. Kita juga harus memikirkan di mana lokasinya, apakah perlu membuka lahan baru atau memanfaatkan area di sekitar Sambutan. Bagi saya, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan terus menambah zona TPA,” kata Andriansyah di Studio TVRI Kaltim, Selasa (27/10/2026).
Ia menekankan pentingnya membiasakan pemilahan sampah dari rumah tangga untuk mengurangi volume sampah yang dibawa ke TPA.
“Langkah awalnya harus dimulai dari rumah dengan membiasakan pemilahan sampah. Saya bersama warga di daerah pemilihan saya juga sudah mulai menjalankannya,” ujarnya.
Selain itu, Andriansyah menyoroti kondisi bank sampah di Samarinda. Berdasarkan data yang disampaikannya, dari 130 bank sampah yang tercatat, sebanyak 90 unit masih aktif, sedangkan sekitar 40 lainnya membutuhkan pendampingan.
Ia mendorong Pemerintah Kota Samarinda mengidentifikasi kendala operasional dan membantu mengaktifkan kembali bank sampah yang tidak beroperasi.
“Masih ada sekitar 40 bank sampah yang perlu kita dampingi dan cari tahu penyebab tidak aktifnya. Kita berharap ke depan ada bank sampah baru yang tumbuh setiap bulan. Jika dikelola dengan baik, bank sampah bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi sampah sejak dari sumbernya,” ungkapnya.
Andriansyah berharap pembangunan Zona 3 berjalan beriringan dengan penguatan pemilahan sampah rumah tangga dan optimalisasi bank sampah agar beban TPA dapat ditekan secara berkelanjutan. (adv)