Unikarta Jajaki Pembukaan Fakultas Kedokteran untuk Perkuat SDM Kesehatan Kukar
Penulis: Umar Daud Muhammad
Sabtu, 07 Maret 2026 | 707 views
Rektor Unikarta, Profesor Ince Raden. (Presisi.co/ Umar Daud Muhammad)
TENGGARONG, Presisi.co – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) mulai menjajaki rencana pembukaan Fakultas Kedokteran sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Rektor Unikarta, Prof Ince Raden, mengatakan langkah tersebut dilatarbelakangi belum adanya program studi kedokteran di perguruan tinggi yang berada di wilayah Kukar.
“Rintisan ke arah pembukaan Fakultas Kedokteran sebenarnya sudah mulai kami pikirkan. Namun tentu prosesnya tidak sederhana,” ujarnya, Sabtu 7 Maret 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut selama ini membuat banyak lulusan SMA di Kutai Kartanegara yang ingin menempuh pendidikan kedokteran harus melanjutkan studi ke luar daerah.
Ia menilai meningkatnya kebutuhan tenaga medis juga menjadi alasan penting bagi perguruan tinggi untuk mulai menyiapkan program pendidikan di bidang kedokteran.
Namun demikian, Prof Ince menegaskan pembukaan program studi kedokteran membutuhkan persiapan yang matang dan tidak dapat dilakukan secara instan.
“Membuka prodi kedokteran harus siap dari berbagai sisi, mulai dari fasilitas pendidikan, laboratorium, hingga tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi khusus di bidang kedokteran,” jelasnya.
Ia menambahkan, rencana tersebut juga mulai dikomunikasikan dengan pemerintah daerah serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, untuk mendukung pengembangannya.
“Ini masuk dalam rencana jangka menengah. Kami tidak ingin terburu-buru, tetapi juga tidak ingin rencana ini berhenti hanya sebatas wacana,” tegasnya.
Dalam empat tahun ke depan, Unikarta menargetkan pemetaan kebutuhan serta penyiapan fasilitas dasar sebagai langkah awal menuju pembukaan Fakultas Kedokteran.
Prof Ince optimistis kehadiran fakultas tersebut nantinya dapat memperkuat ketersediaan tenaga kesehatan lokal sekaligus meningkatkan daya saing daerah di sektor pendidikan tinggi. (*)