search

Berita

jokowiJokowi rebut kursi ketum PDIPJokowi utus menteri rayu MegawatiPDIPMegawati SoekarnoputriHasto Kristiyanto

Hasto Sebut Jokowi Pernah Berupaya Rebut Kursi Ketum PDIP, Puan Malah Beri Tanggapan Begini

Penulis: Rafika
Kamis, 04 April 2024 | 990 views
Hasto Sebut Jokowi Pernah Berupaya Rebut Kursi Ketum PDIP, Puan Malah Beri Tanggapan Begini
Elite PDIP. (Sumber: Dok. PDIP)

Presisi.co - Belakangan ini mencuat isu yang mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pernah berupaya merebut kursi Ketum PDIP dari Megawati Soekarnoputri.

Munculnya isu ini bermula dari pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto. Berdasarkan penuturannya, Jokowi pernah mengutus seorang menteri yang memiliki kekuatan penuh atau 'full power' untuk membujuk Megawati.

Rayuan tersebut dimaksudkan agar Megawati bersedia menjadikan Jokowi sebagai orang nomor satu di partai banteng tersebut.

Sayangnya, Hasto tak menyebut nama menteri yang diutus oleh eks Gubernur DKI Jakarta itu. Mneurutnya, menteri 'full power' itu kemudian menemui pakar otonomi daerah, Ryaas Rasyid, untuk meneruskan rayuan Jokowi.

"Jadi jauh sebelum pemilu, beberapa bulan, antara 5-6 bulan. Ada seorang menteri, ada supper power full, ada yang power full. Supaya nggak salah, ini ditugaskan untuk bertemu Ryaas Rasyid oleh presiden Jokowi," kata Hasto di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024) lalu.

Melalui Ryaas, ayahanda Gibran Rakabuming Raka itu berharap Megawati mau melepaskan kursi Ketum PDIP. Hasto menyebut rencana ini merupakan bagian dari upaya Jokowi yang ingin mengamankan karier politiknya untuk puluhan tahun mendatang usai pensiun dari jabatannya sebagai Presiden RI.

"Jadi dalam rangka kendaraan politik. Untuk 21 tahun ke depan," ucapnya.

Sementara itu, Puan Maharani selaku Ketua DPP PDIP ikut mengomentari isu tersebut. Respons Puan itu diperlihatkan ketika menanggapi pertanyaan awak media dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/4/2024). 

Menilik dari pemberitaan laman Suara.com, Puan hanya memberikan gelengan kepala tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Respons anak Megawati itu sangat berbeda dengan Hasto yang bersemangat membongkar cerita tersebut ke publik. (*)

Editor: Rafika