search

Siaran Pers

Bakti SosialPengabdian MasyarakatUniversitas Widya MataramPonpes Modern Madania

Melihat Pengabdian Mahasiswa Universitas Widya Mataram di Ponpes Modern Madania

Penulis: Siaran Pers
Senin, 26 Juni 2023 | 1.078 views
Melihat Pengabdian Mahasiswa Universitas Widya Mataram di Ponpes Modern Madania
Bakti sosial dan pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa Bisnis Kewirausahaan, Universitas Widya Mataram (UWM) di Ponpes Modern Madania. (Istimewa)

Presisi.co - Program Studi (Prodi) Kewirausahaan Universitas Widya Mataram (UWM) dan Himpunan Mahasiswa Bisnis Kewirausahaan (Himabiwa) mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) dan Bakti Sosial dengan tajuk “Membangun Mindset Entrepreneur Pada Santri Yayasan Pondok Pesantren Modern Yatim dan Dhuafa (YPPMD) Madania”. Abdimas tersebut dilaksanakan oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) Kewirausahaan Bahri, S.E., M.M bersama Tim Dosen Ardhi Khairi, S.E., M.B.A., Niken Permata Sari, S.E., M.Sc, dan Utami Tunjung Sari, S.E, M.Sc pada Senin (26/6).

Suyanta, S.Ag., M.Si selaku Pendiri dan Ketua YPPMD Madania, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada dosen dan mahasiswa Prodi Kewirausahaan telah berkenan melaksanakan pengabdian masyarakat di YPPMD Madania. “Kami berharap, semoga kegiatan ini bermanfaat kepada kami semua kedepannya nanti kegiatan dapat dilaksanakan Kembali,” tambahnya.

Bahri dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini akan terus berkesinambungan dan bisa terus menjalin kerjasama dan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan wirausaha para santri. “Sangat penting untuk membangun mindset pada santripreneur, dimana santri harus memiliki skill dan mental pejuang untuk bisa hidup mandiri. Santri harus berkarya dan produktif membangun perekonomian diri, keluarga dan negara,” katanya.

Ardhi Khairi selaku Dosen Digital Marketing menyampaikan pentingnya meningkatkan kemampuan digital marketing. “Santri harus bisa memanfaatkan media sosial Facebook, Youtube, Instagram, Twitter dan TikTok untuk berjualan. Media sosial lebih cepat dijangkau dan dapat mengurangi biaya iklan,” terangnya.

Niken Permata Sari dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa para santri harus bisa dan mau menciptakan produk sesuai selera konsumen milenial. “Apapun produk dan bisnisnya, segmentasinya harus kaum milenial, maka ciptakanlah produk millenial-friendly. Selain itu, perhatikan produk harus aman dikonsumsi serta memiliki label halal,” tutur Niken.

Utami Tunjung Sari menyampaikan materi yang berkaitan dengan Leadership Skill. “Pemimpin harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan karyawan ataupun pelanggan, mampu mengambil keputusan, mampu mengelola manajemen serta mampu mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi,” tutupnya. (*)

Editor: Redaksi