search

Advetorial

Pembukaan MTQMTQ ke-43 KaltmAndi HarunIsran NoorPemkot Samarinda

MTQ Ke-43 Kaltim 2022 Resmi Dibuka, Wali Kota Samarinda: Bukan Ajang Cari Juara

Penulis: Jeri Rahmadani
Selasa, 24 Mei 2022
MTQ Ke-43 Kaltim 2022 Resmi Dibuka, Wali Kota Samarinda: Bukan Ajang Cari Juara
: Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menabuh beduk pembukaan MTQ Ke-43 Kaltim, Senin, 23 Mei 2022 malam. (Jeri Rahmadani/Presisi.co).

 

Samarinda, Presisi.co - Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-43 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah resmi dibuka pada Senin, 23 Mei 2022 malam di halaman GOR Segiri Samarinda.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor bersama dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, serta seluruh unsur pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kementerian Agama (Kemenag) tingkat Kaltim dan Kota Samarinda.

Dalam sambutannya, Gubernur Isran Noor menyampaikan gelaran MTQ Ke-43 ini menjadi ajang mengamalkan perintah hingga bimbingan yang tertera di dalam kitab suci Al-Quran bagi umat muslim.

Ia menyebut, tolok ukur kebesaran Islam di Indonesia tentunya didasari pula dengan keinginan untuk menjadi bangsa yang adil sesuai dengan jumlah penduduk muslimnya yang terbesar di dunia.

"Seperti yang disampaikan wali kota Samarinda Andi Harun selaku ketua panitia, bahwa MTQ jangan hanya menjadi ajang memperoleh kejuaraan lomba saja. Tapi untuk meraih kejuaraan yang abadi dan hakiki," ucap Isran Noor dalam sambutannya.

"Dengan mengucapkan bismillah, MTQ Ke 43 Kaltim saya buka resmi," lanjutnya.

Diketahui, Kota Samarinda ditunjuk menjadi tuan rumah atas pelaksanaan MTQ ke-43 Kaltim ini. Sebanyak total 847 orang khafilah yang berasal dari 9 kabupaten/kota di Kaltim menjadi peserta dan turut meramaikan pembukaan acara MTQ.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, selaku Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-43 Kaltim tersebut melaporkan acara akan dihelat pada 23-29 Mei 2022.

Terdapat 10 majelis yang disiapkan pihaknya seperti di antaranya GOR Segiri Samarinda, Masjid Al Jihad MAN 2, Aula Gedung Kehutanan Pemprov Kaltim, hingga ruang Mangkupelas Balai Kota Samarinda.

"Hanya Kabupaten Mahulu yang tidak mengirimkan peserta pada MTQ ke-43 Kaltim ini," ucap Andi Harun saat menyampaikan laporan.

Ia melanjutkan, ajang MTQ merupakan wahana silaturahmi sekaligus pendorong semangat minat baca, pemahaman, serta aktualisasi nilai-nilai yang ada dalam kitab suci Al-Qur’an.

"Sehingga ke depannya umat islam mampu membangun kesholehan diri dan kesholehan sosial," sebutnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu menambahkan, gelaran MTQ bukanlah sekedar lomba para qori, qori’ah, hafidz, dan hafidzah untuk meraih juara terbaik. Kendati MTQ merupakan upaya konkret umat islam untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Al-Qur’an sebagai kompas dan pedoman hidup.

"Sehingga dapat mewujudkan generasi Qur’an di Kalimantan Timur berdaulat, dan beradab dalam menyongsong Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," ujarnya.

Mengenai pembiayaan kegiatan, Andi Harun membeberkan bahwa sumber biaya kegiatan berasal dari APBD Provinsi Kaltim dan APBD Kota Samarinda.

Sementara itu diketahui, juara umum MTQ Ke-43 Kaltim ini nantinya akan mewakili Kaltim di ajang MTQ tingkat nasional yang ke-59. 

Berikut cabang lomba yang diperebutkan dalam kegiatan MTQ ke-43 Tingkat Provinsi Kaltim tahun 2022 :

A.Cabang Tilawah :

1.Tilawah taril
2.Tilawah anak-anak
3.Tilawah Remaja
4.Tilawah Dewasa
5.Tilawah Cacat Netra

B.Cabang Qiro’at :

1.Qiro’at Mujawwad Remaja
2.Qiro’at Mujawwad Dewasa
3.Qiro’at Murattal Remaja
4.Qiro’at Murattal Dewasa

C.Cabang Hifdzil Qur’an :
1.1 Juz dan Tilawah
2.5 Juz
3.10 Juz
4.20 Juz
5.30 Juz

D.Tafsir AL-Qur’an :

1.Tafsir Bahasa Arab
2.Tafsir Bahasa Indonesia
3.Tafsir Bahasa Inggris

E.Kaligrafi :

1.Kaligrafi Naskah
2.Kaligrafi Hiasan Mushaf
3.Kaligrafi Dekorasi
4.Kaligrafi Kontemporer

F.   Hafalan Hadits Nabi :

1.Hafalan 100 Hadits bersanad
2.Hafalan 500 Hadits Tanpa Sanad

G.MKTIQ (Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an)

H. MFQ (Musabaqah Fahmil Al-Qur’an)

I.   MSYQ (Musabaqah Syarhil Al-Qur’an).

Editor: Yusuf