search

Daerah

Pameran Empu GelollwPameran MandauFaisal Rakhman

Pameran Empu Gelollw Mandau Exhibition Tahun 2022 Siap Digelar di Taman Budaya Samarinda

Penulis: Jati
Selasa, 11 Januari 2022
Pameran Empu Gelollw Mandau Exhibition Tahun 2022 Siap Digelar di Taman Budaya Samarinda
Nampak panitia tengah mempersiapkan Pameran Empu Gelollw Mandau Exhibition tahun 2022 yang akan digelar di Taman Budaya Samarinda.

Samarinda, Presisi.co - Sebagai bentuk kecintaan kepada bumi Kalimantan, para pengerajin serta pecinta senjata tajam tradisional suku Dayak akan dipertemukan dalam satu tempat yakni dalam Pameran Empu Gelollw Mandau Exhibition tahun 2022.

Acara yang akan digelar selama tiga hari tepatnya pada tanggal 14 - 16 Januari 2022 di Taman Budaya Samarinda itu, bertujuan sebagai tempat bersilaturahim para kolektor, pecinta budaya, serta seniman senjata asli Kalimantan.

Ketua Panitia Empu Gelollw Mandau Exhibition, Faisal Rakhman mengungkapkan bahwa selain tempat bertemu, pameran tersebut juga diharapkannya dapat mempererat budaya yang ada di Kalimantan.

"Agar sama-sama berbagi pengalaman serta melestarikan budaya," ungkap Faisal.

Selain itu, dirinya juga menguraikan bahwa pameran tersebut sangat berguna dalam membantu para seniman dalam pemulihan ekonomi yang selama ini terhambat akibat pandemi Covid-19.

"Karena selama dua tahun ini kami vakum tidak ada event budaya," ucapnya.

Selain memamerkan senjata asli suku Dayak, kegiatan tersebut juga akan mengadakan Bazzar Mandau yang memperjualbelikan karya para seniman.

"Jadi berbagai jenis mandau dari suku asli Kalimantan ada di acara ini. Nanti juga ada talkshow mandau yang akan membicarakan semua tentang mandau. Lalu ada juga atraksi-atraksi budaya, seperti menampilkan musik Sapeq, tari Hudoq Dayak Modang, dan tari Jepen Begenjoh," jelasnya.

Acara yang mempertemukan seluruh pengerajin mandau itu juga dikatakan Faisal merupakan perdana digelar di Kalimantan Timur.

"Banyak yang suka mandau namun kesusahan mencari tempat membelinya atau bahkan mencari bahan-bahan pembuatan, sebab itu acara ini digelar karena juga ada nanti juga pengerajin yang dihadirkan," kata Faisal.

Dirinya juga menyebutkan, bahwa dalam pameran tersebut pihaknya melibatkan para pengerajin dan kolektor yang ada di Kalimantan Timur saja lantaran pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"Sebenarnya yang dari luar Kaltim juga banyak yang mau ikut, namun karena masih adanya pandemi Covid-19 yang melanda jadi kita tidak terlalu mengeksplore sampai di luar Kaltim," pungkasnya. (*)

Editor: Yusuf