search

Daerah

Penerapan PPKM Level 4 di Kaltim Isran Noor Kasus Covid-19 Kaltim Masih Tinggi

Isran Noor Menilai Penerapan PPKM Level 4 di Kaltim Efisien, Lonjakan Kasus Covid-19 Masih Dinamis

Penulis: Nur Rizna Feramerina
Kamis, 05 Agustus 2021
Isran Noor Menilai Penerapan PPKM Level 4 di Kaltim Efisien, Lonjakan Kasus Covid-19 Masih Dinamis
Gubernur Kaltim, Isran Noor (Nur Rizna Feramerina/Presisi.co)

Balikpapan, Presisi.co - Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Timur tidak menurun signifikan selama PPKM Level 4 di Kaltim.

Pada Senin 2 Agustus 2021 terdapat 1.086 kasus positif Covid-19. Kemudian Selasa 3 Agustus 2021 terdapat 1.419 kasus positif Covid-19, dan Rabu 4 Agustus 2021 terdapat 2.222 kasus dengan Balikpapan menjadi penyumbang kasus terbanyak.

Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut, kasus Covid-19 di Kaltim cenderung dinamis. "Dua hari terakhir memang menurun tapi masih di atas 1.000," kata Isran, Rabu 4 Agustus 2021.

Tidak hanya kasus positif yang dinilai masih tinggi, angka kematian pun dinilai masih tinggi karena masih di atas 50 orang.

Setiap harinya, lanjut Isran, Pemprov Kaltim selalu mengevaluasi PPKM Level 4 yang diterapkan. Hasil evaluasi tersebut, dikirimkan ke pemerintah pusat. Sehingga, Pemprov Kaltim tidak memiliki hal untuk menentukan level PPKM di Kaltim. "Kami hanya pelaksana. Forkopimda, tenaga kesehatan, dan relawan siap saja melakukan segala instruksi," lanjutnya.

Isran menyebut, penerapan PPKM di Kaltim dinilai efisien. Sebab, hal ini berpengaruh bagi kinerja tenaga kesehatan di hilir. "Kalau tidak ditahan di hulu maka sia-sia pekerjaan melengkapi peralatan rumah sakit di hilir. Kalau masyarakat tidak ikut terlibat maka akan sia-sia," ujarnya.

Di sisi lain, Isran menyampaikan kabar baik yang baru saja diterimanya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Pada Rabu 4 Agustus 2021, Kaltim mendapatkan bantuan 100 unit oksigen konsentrator dan 300 paket obat-obatan Covid-19. "Hari ini (Rabu 4 Agustus 2021) sampai. Dibawa langsung ke Samarinda dan akan didistribusikan ke tiap kota di Kaltim," ucapnya. (*)
Editor: Rizki