search

Berita

Harga Minyak Naikamerika serikatTiongkokPemulihan Ekonomi DuniaCadangan Minyak Bumi

Harga Minyak Naik karena Ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok Pulih

Penulis: Presisi 1
Senin, 19 April 2021 | 1.035 views
Harga Minyak Naik karena Ekonomi Amerika Serikat dan Tiongkok Pulih
Ilustrasi. (freepik)

Jakarta, Presisi.co - Posisi harga minyak bertahan di level 67 dolar AS per barel pada perdagangan akhir pekan lalu dan menuju ke penguatan mingguan seiring prospek permintaan yang lebih kuat dan sinyal pemulihan ekonomi di Tiongkok dan AS mengimbangi naiknya kasus infeks virus corona di beberapa negara.

Dikutip dari Suara.com, jaringan media Presisi.co, Senin 19 April 2021 minyak Brent turun 0,24 persen ke harga 66,77 dolar AS per barel. Brent menuju kenaikan mingguan 6,2 persen setelah naik dalam empat sesi terakhir. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,52 persen menetap di harga 63,13 dolar AS per barel.

PDB Tiongkok kuartal I melonjak 18,3 persen (YoY), demikian menurut data yang dirilis hari Jumat pekan ini. Pada hari Kamis angka penjualan ritel dan klaim pengangguran di USA jua membaik.

"Mengingat membaiknya prospek ekonomi 2 negara terbesar dunia, ada sedikit peluang untuk memadamkan perasaan khawatir dalam jangka pendek," kata Stephen Brennock dari pialang minyak PVM.

Sementara itu, sanksi baru AS yang dijatuhkan pada Rusia, salah satu produsen minyak utama dunia, atas dugaan campur tangan pemilu dan peretasan juga dapat mendukung harga.

"Meskipun tidak mempengaruhi sektor minyak secara langsung, hal itu dapat menyebabkan biaya pembiayaan yang lebih tinggi dan ketidakpastian umum dalam perdagangan dengan Rusia," kata Eugen Weinberg dari Commerzbank.

Membantu reli minggu ini, Badan Energi Internasional dan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) sama-sama membuat revisi naik pada perkiraan pertumbuhan permintaan minyak untuk tahun 2021.

Harapan permintaan mengimbangi kekhawatiran tentang meningkatnya kasus virus corona di negara-negara besar lainnya. Tingkat infeksi India mencapai rekor tertinggi. Sementara kanselir Jerman pada hari Jumat mengatakan gelombang ketiga virus telah menguasai negara itu.

Minyak telah pulih dari posisi terendah yang disebabkan pandemi tahun lalu, dibantu oleh rekor pemotongan produksi minyak oleh OPEC dan sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC +. Kebijakan pemotongan produksi OPEC + akan dikurangi mulai Mei dan grup tersebut bertemu pada 28 April untuk mempertimbangkan perubahan lebih lanjut pada pakta pasokan. (*)

Sumber: https://www.suara.com/bisnis/2021/04/19/082400/pemulihan-ekonomi-china-dan-as-dongkrak-kenaikan-harga-minyak

Live Draw Taiwan Live Draw Cambodia Live Draw China Live Draw Japan Live Draw Taiwan Hari Ini Hasil Live Draw Japan Terbaru Live Draw China Update Tercepat Data Live Draw Cambodia Lengkap Live Draw Togel Kamboja pantau live draw Japan hari ini cek live draw China terbaru cek hasil live draw Cambodia terbaru pantau live draw Taiwan hari ini togel taiwan live draw togel kamboja togel japan togel taiwan Live Draw Togel China kudbanjarnegara kudbatang kudblora kudboyolali kudcilacap kuddemak kudjepara kudkabbanjarnegara kudkabbanyumas kudkabbatang kudkabboyolali kudkabdemak kudkabgrobogan kudkabjepara kudkabkaranganyar kudkabkebumen kudkabkendal kudkabklaten kudkabmagelang kudkabpati kudkabpekalongan kudkabpemalang kudkabpurbalingga kudkabpurworejo kudkabrembang kudkabsemarang kudkabsragen kudkabtegal kudkabtemanggung kudkabwonogiri kudkabwonosobo kudkaranganyar kudkebumen kudkendal kudklaten kudkotamagelang kudkotapekalongan kudkotasalatiga kudkotasurakarta kudkotategal kudmungkid kudpati kudpemalang kudpurbalingga kudpurwodadi kudpurwokerto kudpurworejo kudrembang kudslawi kudsragen kudsukoharjo kudsumbermakmur kudtemanggung kudungaran kudwonogiri