search

Internasional

Emirates Mars MissionMisi Planet MarsPlanet Merah

Tempuh 482 Juta Meter, Wahana Penjelajah UEA Berhasil Tiba di Mars

Penulis: Redaksi Presisi
Rabu, 10 Februari 2021
Tempuh 482 Juta Meter, Wahana Penjelajah UEA Berhasil Tiba di Mars
Foto: Istimewa

Presisi.co - Badan antariksa Uni Emirat Arab (UEA) hari Selasa (9/2) mengumumkan bahwa wahana Mars tak berawaknya telah tiba di planet merah itu dan berhasil memasuki orbit.

Emirates Mars Mission - yang dikenal sebagai Amal, atau Penjelajahan Harapan mengumumkan tiba di Mars dari akun Twitter resminya.

"Berhasil! Kontak dengan #HopeProbe kembali dilakukan. Penyisipan pada Orbit Mars sekarang selesai," kata cuitan itu.

Suksesnya misi "Amal" ke orbit Mars itu menjadikan UEA sebagai negara kelima di dunia yang berhasil mencapai planet merah itu, dan merupakan negara pertama di dunia Arab.

Dilansir dari VOA Indonesia, para pengendali di darat, di pusat ruang angkasa UEA di Dubai berdiri dan bertepuk tangan ketika mendapat kabar bahwa pesawat tak berawak itu telah mencapai akhir dari perjalanan hampir tujuh bulan, 482 juta meter (300 juta mil) dan mulai mengelilingi Mars, di mana penjelajah itu akan mengumpulkan data rinci tentang atmosfer planet tersebut.

Wahana tersebut, bersama dengan tiga peralatan ilmiahnya, diharapkan bisa membuat potret lengkap pertama dari atmosfer Mars. Peralatan itu akan mengumpulkan berbagai titik data di atmosfer serta mengukur perubahan musiman dan harian.

Wahana pengorbit menyalakan mesin utamanya selama 27 menit dalam manuver rumit yang memperlambat pesawat agar bisa ditangkap oleh gravitasi Mars. Kemudian butuh waktu sekitar 15 menit untuk mendapatkan sinyal yang memastikan keberhasilannya mencapai Bumi.

Dua pesawat ruang angkasa tak berawak dari Amerika dan China juga akan tiba di Mars dalam beberapa hari mendatang.

Wahana pengorbit dan pendarat China dijadwalkan akan mencapai planet itu pada hari Rabu. Robot penjelajah ini akan mengelilingi Mars sampai kemudian berpisah dan mencoba mendarat di permukaan Mars pada bulan Mei untuk mencari tanda-tanda kehidupan sebelumnya.

Pesawat penjelajah AS yang diberi nama Perseverance dijadwalkan mendarat di planet itu pada 18 Februari. Ini akan menjadi langkah pertama dalam proyek AS-Eropa selama satu dekade guna membawa bebatuan Mars ke Bumi untuk diperiksa sebagai bukti bahwa planet tersebut pernah memiliki kehidupan mikroskopis.

 

Baca Juga