search

Daerah

Atlet Disabilitasdprd samarindaSamarinda

FOPPADIS Datangi DPRD Samarinda, Tanyakan Kepastian Tali Asih Atlet Disabilitas

Penulis: Presisi 1
Selasa, 10 Maret 2020 | 643 views
FOPPADIS Datangi DPRD Samarinda, Tanyakan Kepastian Tali Asih Atlet Disabilitas
Ilustrasi DPRD Samarinda

Samarinda, Presisi.co - Forum Peduli Penyandang dan Atlet Disabilitas Indonesia (FOPPADIS) tidak jadi melakukan rapat hearing dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda dan National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Samarinda bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris Panitia Pekan Paralympic Provinsi Kalimantan Timur (Peparprov Kaltim) ke-IV Ikhsan Setiawan saat dikonfirmasi melalui telepon seluler oleh wartawan Presisi.co, Senin (9/3/2020).

"Dibatalkan karena kebetulan pihak Komisi IV lagi sibuk, sehingga rapat hearing yang seharusnya jam 10.00 pagi diundur pada jam 13.00 WITA. Kami sudah konfirmasi jam setengah 10 pagi dengan staf DPRD Samarinda, ternyata tidak bisa. Jadi diundur sampai jam 1 itu pun cuma setengah jam. Karena kebetulan Komisi IV lagi ada kesibukan," kata Ikhsan.

Setelah rapat diundur, pihaknya sempat datang ke Dispora Samarinda guna membahas masalah yang akan dibahas pada hearing nanti, yakni NPCI Samarinda dinilai tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan hak-hak atlet. Selain pengurus kepengurusan NPCI saat ini mengalami stagnan jalan ditempat.

"Jam setengah 1 tadi kami jalan ke Dispora Samarinda, membicarakan dan menyampaikan terkait carut marut NPCI Samarinda. NPCI Samarinda tidak ada itikad baik untuk mempertanggung jawabkan menyelesaikan hak-hak atlet berupa tali asih," terang Ikhsan.

Ikhsan mengaku pihaknya mempertanyakan anggaran soal memberangkatkan atlet NPCI Samarinda

"Itu untuk mengikuti Peparprov di Balikpapan di pertengahan Maret," lanjutnya.

Selain itu, kata Ikhsan dalam hal kegiatan latihan mereka menggunakan biaya sendiri, termasuk biaya pembinaannya untuk kesiapan mengikuti Peparprov.

Namun saat pukul 13.00 WITA ketika rapat hearing berlangsung, beberapa pihak Foppadis tidak datang ke kantor dewan Samarinda dikarenakan katanya waktu yang diberikan tidak cukup.

"Rapat sebenarnya jam 1, cuman dikasih waktu setengah jam, jika hanya waktu segitu, untuk membahas permasalahan yang kami alami, tentu kita nggak mau cuman dikasih waktu sedikit," lugasnya.

Ia mengatakan pihaknya akan mengantar surat lagi ke DPRD Samarinda untuk rapat hearing lagi, harapannya agar diberi waktu yang cukup panjang.

"Nanti kami koordinasikan lagi, kami berharap DPRD dapat menjebatani masalah ini," ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Celni Pita Sari ditemui wartawan Presisi.co untuk menanyakan soal rapat hearing tadi, menyebutkan Komisi IV sudah menunggu, tetapi tidak ada yang datang.

"Dari pihak lembaga terkait hingga jam 15.00 wita, kami baru tahu juga tadi siang, tapi kami tunggu-tunggu tidak ada yang datang," pungkas Celni, sapaannya.