Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Buka Suara soal Pergantian Dirut Bank Kaltimtara
Penulis: Akmal Fadhil
2 jam yang lalu | 15 views
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat diwawancarai awak media usai rapat di Odah Etam. (Presisi.co/Akmal).
Samarinda, Presisi.co – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, akhirnya angkat bicara terkait isu pergantian direksi, termasuk Direktur Utama Bank Kaltimtara. Ia menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara profesional dan tidak melibatkan intervensi kepala daerah.Menurut Rudy, mekanisme pergantian direksi sepenuhnya melalui panitia seleksi (pansel) yang terbuka untuk umum.
“Semua orang boleh mendaftar, yang penting profesional, akuntabel, dan memiliki kompetensi,” ujarnya Senin 30 Maret 2026.
Ia menekankan bahwa Bank Kaltimtara bukan lembaga kecil, melainkan bank besar yang mengelola dana publik sehingga membutuhkan figur yang benar-benar berkualitas. Setelah proses seleksi oleh pansel, hasilnya akan diserahkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk penilaian lebih lanjut.
“Yang menentukan layak atau tidaknya itu pansel dan OJK, bukan kepala daerah. Setelah itu baru diserahkan kepada kami untuk dipilih berdasarkan nilai dan kompetensinya,” tegasnya.
Rudy juga mengungkapkan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Salah satunya adalah dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kalimantan Utara yang menyebabkan kerugian hingga ratusan miliar rupiah.
“Uang rakyat hilang ratusan miliar, masa mau dibiarkan?” katanya.
Selain itu, ia menyoroti penurunan kinerja Bank Kaltimtara yang berdampak langsung pada pendapatan daerah. Dividen yang sebelumnya ditargetkan mencapai Rp338 miliar dalam APBD, hanya terealisasi sekitar Rp191 miliar.
“Penurunannya sampai 32 persen. Ini tentu mempengaruhi APBD kita dan harus dilakukan penyesuaian,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Rudy juga menyinggung minimnya keterlibatan putra daerah dalam jajaran direksi. Meski pendaftaran dibuka secara luas, sebagian besar kandidat lokal tidak lolos tahap seleksi.
“Sudah dibuka secara umum, tapi kenapa putra daerah tidak banyak yang lolos? Itu yang harus jadi evaluasi bersama,” ujarnya.
Rudy memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai aturan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak salah persepsi terkait pergantian direksi Bank Kaltimtara.
“Ini menyangkut pengelolaan uang negara, jadi harus betul-betul profesional. Tidak ada intervensi,” pungkasnya. (*)