Penulis: Muhammad Riduan
Samarinda, Presisi.co — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Borneo FC Samarinda dalam pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Segiri, Minggu 15 Maret 2026 malam.
Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut sempat membuat Persib unggul lebih dulu melalui gol Adam Alis pada menit ke-14. Borneo FC kemudian menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada babak kedua.
Menanggapi insiden tersebut, Hodak mengaku belum melihat secara detail tayangan ulang yang berujung pada hadiah penalti bagi tuan rumah. Namun dari informasi yang ia terima, sebelumnya diduga terjadi pelanggaran terhadap pemain Persib, Patricio Matricardi, yang tidak terlihat oleh wasit.
“Insiden ketika mereka mendapatkan penalti saya belum melihat secara jelas dari rekaman video. Tetapi dari informasi yang saya terima sebelumnya ada pelanggaran dulu buat Patricio Matricardi, yang itu sepertinya luput dari pengawasan wasit,” ujarnya usai laga.
Pelatih asal Kroasia tersebut menambahkan timnya akan mempelajari rekaman pertandingan terlebih dahulu sebelum menentukan langkah selanjutnya.
“Kalau misalnya ada yang tidak berkenan, tentunya kita akan selalu melihat kemudian menganalisa dan mengirimkan yang menjadi keluhan kita kepada komite referee,” katanya.
Pertandingan tersebut dipimpin oleh wasit asal Malaysia, Razlan Joffri bin Ali.
Hodak juga menilai timnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang pada babak pertama untuk menambah keunggulan. Namun memasuki babak kedua, intensitas serangan Persib menurun sementara Borneo FC beberapa kali mengancam melalui situasi bola mati.
“Di babak pertama kita punya banyak peluang untuk mencetak gol, sedangkan di babak kedua peluang kita lebih sedikit dan mereka beberapa kali berbahaya melalui freekick,” ujarnya.
Meski gagal meraih kemenangan, Hodak tetap bersyukur karena timnya masih bertahan di puncak klasemen sementara.
Sementara itu, gelandang Persib, Marc Klok, mengaku timnya datang ke Samarinda dengan target meraih tiga poin.
“Kita cukup senang, tetapi kita kehilangan dua poin penting yang seharusnya bisa kita ambil malam ini,” ujar Klok.
Menurutnya, hasil imbang tetap lebih baik dibandingkan harus menelan kekalahan, meskipun Persib sebenarnya berharap dapat membawa pulang kemenangan dari Samarinda.
Hasil tersebut membuat Persib Bandung tetap memimpin klasemen sementara dengan 58 poin, sedangkan Borneo FC Samarinda berada di posisi kedua dengan 54 poin. (*)
Editor: Redaksi




