Penulis: Akmal Fadhil
Samarinda, Presisi.co – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim), mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah dengan memastikan anak telah mendapatkan imunisasi lengkap.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Jaya Mualimin, menegaskan imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit campak, terutama pada balita dan anak usia sekolah.
“Untuk anak balita dan anak sekolah harus diberikan vaksin melalui imunisasi dasar lengkap serta imunisasi anak sekolah. Vaksin campak sendiri merupakan vaksin rutin yang wajib diberikan agar anak memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut,” ujar Selasa 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan peningkatan kasus campak umumnya terjadi pada anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi.
Anak yang tidak divaksin memiliki risiko mengalami gejala yang lebih berat apabila terinfeksi virus campak.
Sebaliknya, anak yang telah menerima vaksin biasanya hanya mengalami gejala yang lebih ringan karena tubuh telah memiliki perlindungan terhadap virus tersebut.
“Peningkatan kasus campak sering terjadi pada anak yang tidak mendapatkan vaksin. Jika mereka tertular, gejalanya bisa sangat berat. Namun pada anak yang sudah divaksin, biasanya gejalanya lebih ringan,” jelasnya.
Selain memastikan imunisasi anak lengkap, masyarakat juga diimbau tetap menjaga kebersihan serta berhati-hati saat berinteraksi dengan bayi dan balita selama momen silaturahmi Lebaran, karena kelompok usia tersebut lebih rentan terhadap penyakit menular.
Dinas Kesehatan Kaltim juga mengajak para orang tua memanfaatkan layanan imunisasi di fasilitas kesehatan agar perlindungan anak terhadap penyakit menular dapat semakin optimal. (*)
Editor: Redaksi



