Kebun Ndesa Open Fun Swimming 2026, Ajang Antar Pelajar Asah Kemampuan Sejak Dini
Penulis: Muhammad Riduan
4 jam yang lalu | 0 views
Kebun Ndesa Open Fun Swimming Kejuaraan Renang Antar Pelajar Tahun 2026.(Presisi.co/Muhammad Riduan)
Samarinda, Presisi.co — Kebun Ndesa Open Fun Swimming Kejuaraan Renang Antar Pelajar Tahun 2026 digelar di Kolam Renang Agrowisata Kebun Ndesa, Jalan Merapi RT 14, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, pada Sabtu (15/8/2026).
Kejuaraan tersebut menjadi salah satu wadah bagi pelajar dan atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding sejak usia dini.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda, Wahyudi mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, semakin banyak kompetisi usia dini akan semakin membuka ruang bagi proses regenerasi atlet di berbagai cabang olahraga.
“Alhamdulillah dengan banyaknya event pembinaan usia dini semua cabor. Untuk ke depannya saya berharap KONI Samarinda, biar regenerasi untuk menuju PON selanjutnya, regenerasi atlet itu tetap ada,” ucapnya.
Ia berharap pembinaan atlet di Samarinda dapat terus berlanjut sehingga mampu mendukung target prestasi olahraga Kalimantan Timur (Kaltim) di tingkat nasional.
“Harapannya Kaltim bisa terus mencapai standar nasional yang diharapkan. Seperti keinginan Gubernur sendiri juga, kalau bisa menjadi tiga besar,” katanya.
Wahyudi menambahkan, KONI Samarinda akan terus mendukung pelaksanaan berbagai kejuaraan yang digelar cabang olahraga di Kota Samarinda.
“Dengan keadaan sekarang kami sendiri sangat men-support setiap cabor-cabor yang mengadakan kegiatan event turnamen di seluruh Kota Samarinda,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan anggaran pemerintah tidak semestinya menghentikan proses pembinaan atlet. Ia mengapresiasi peran orang tua atlet yang turut membantu terlaksananya berbagai kegiatan olahraga.
“Walaupun dengan minimnya anggaran dari pemerintah, dengan swadaya orang tua para atlet sendiri bisa terlaksananya semua event-event yang ada di Kota Samarinda,” jelasnya.
SFA Siapkan Atlet Muda
Sementara itu, Swim & Dive First Academy (SFA) Samarinda memastikan kesiapan para atletnya untuk ambil bagian dalam Kebun Ndesa Open Fun Swimming 2026.
Pelatih kepala sekaligus pendiri SFA Samarinda, Jonathan Gultom, mengatakan pihaknya menyambut positif kejuaraan yang rutin digelar tersebut.
“Dari klub SFA sendiri sudah siap. Event ini memang setiap tahun diadakan oleh Kebun Ndesa dan kami excited untuk menjadi juara di setiap nomor,” ujar Jonathan.
Ia menjelaskan, persiapan atlet SFA dilakukan melalui program pembinaan berdasarkan kelas latihan. Untuk kelas kompetisi, atlet menjalani latihan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari.
Sementara kelas development menjalani latihan setiap sore, sedangkan kelas pemula berlatih satu kali sehari pada sore hari.
Program pembinaan tersebut mencakup atlet dengan rentang usia mulai dari sekitar 4,5 tahun hingga 17 tahun.
“Untuk usia, kita mulai dari empat setengah tahun yang paling kecil ikut sampai usia 17 tahun,” jelasnya.
Jonathan menyebut peserta kejuaraan tidak hanya berasal dari Samarinda. Sejumlah klub dan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur turut ambil bagian, bahkan terdapat peserta dari luar provinsi.
“Pesertanya dari Kalimantan Timur, hampir semua kota dan kabupaten. Kalau tidak salah, ada juga dari Kalimantan Tengah,” katanya.
Dengan melibatkan pelajar dari berbagai daerah, Kebun Ndesa Open Fun Swimming 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan regenerasi atlet renang sejak usia dini.(*)