Dua Pencuri Helm yang Meresahkan Warga Samarinda Diangkut Polisi
Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Dua pelaku pencurian saat diamankan Polresta Samarinda di Mapolsek Samarinda Ulu.(Presisi.co/Muhammad Riduan)
Samarinda, Presisi.co – Aksi pencurian helm yang sempat viral di media sosial (Medsos) dan terjadi di kawasan Fly Over Air Hitam, tepatnya di Jalan Kadrie Oening, Samarinda, pada Jumat 13 Februari 2026 malam, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian.
Bergerak cepat menindaklanjuti terkait kasus tersebut, kini dua terduga pelaku berinisial FD dan FN telah diamankan pada Sabtu 14 Februari 2026 sore.
Pamapta 3 Polresta Samarinda, Ipda Riyan Rizki membenarkan penangkapan dua orang laki-laki yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian helm.
“Untuk hari ini kita benar mengamankan dua orang laki-laki dalam perkara dugaan tindak pidana pencurian helm di Jalan Kadri Oening,” ujarnya di Mapolsek Samarinda Kota.
Dari hasil pemeriksaan awal, FD berperan sebagai eksekutor yang mengambil helm milik korban. Sementara FN bertugas menunggu di atas sepeda motor sekaligus mengawasi situasi sekitar lokasi kejadian.
“Peran kedua pelaku, satu orang berada di motor mengawasi, dan satu orang lagi yang mengambil helm,” jelasnya.
Peristiwa pencurian itu terjadi sekitar pukul 23.30 Wita. Polisi kini masih mendalami kemungkinan kedua pelaku telah berulang kali melakukan aksi serupa atau menjadikannya sebagai mata pencaharian.
“Kami masih melakukan penyelidikan kepada dua orang pelaku ini, apakah sudah berulang-ulang dalam mengambil helm dan apakah sebagai mata pencaharian dalam dugaan tindak pidana pencurian ini,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat Kota Samarinda untuk segera melapor ke Polresta maupun Polsek terdekat apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana pencurian helm.
“Jika masyarakat mengalami dugaan pencurian helm, bisa melapor ke Polresta atau Polsek setempat agar dapat segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu korban bernama Fajri, warga Tenggarong, mengaku kehilangan helm saat berkunjung ke Samarinda bersama rekannya untuk menonton bioskop. Setelah singgah makan dan hendak pulang, ia mendapati helmnya telah hilang.
“Mampir ke rumah makan, dan saat mau pulang ternyata helm sudah tidak ada. Ditinggal dari setengah 11 malam sampai mau jam 12 malam,” tuturnya.
Fajri juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian atas respons cepat dalam menangani kasus tersebut.
“Untuk Polresta Samarinda dan Polsek Samarinda Ulu, terima kasih sudah merespons kasus pencurian helm ini kurang dari 24 jam,” ucapnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan kendaraan serta perlengkapannya dalam kondisi aman saat diparkir, terutama di malam hari. (*)