Meninggal Dunia, Ini Deretan Film yang Pernah Dibintangi Aktor Senior Ray Sahetapy
Penulis: Rafika
23 jam yang lalu | 90 views
Potret Ray Sahetapy. (net)
Presisi.co - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa, (1/4/2025). Sang aktor mengembuskan napas terakhir di usia 68 tahun.
Kabar duka ini disampaikan oleh putra Ray, Surya Sahetapy, melalui unggahan Instagram. Dalam unggahan tersebut, Surya membagikan potretnya bersama sang ayah disertai keterangan penuh haru.
“Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy,” tulis Surya dalam Instagram Story-nya.
“We always cherish the memories of our time with you. Titip salam cinta dan kangen ke Kak Gisca!,” lanjutnya.
Sebelum meninggal dunia, Ray Sahetapy memang dikabarkan sakit selama beberapa hari.
Sebagai aktor legendaris di Tanah Air, Ray Sahetapy telah mengambil peran di banyak film. Berikut beberapa film yang pernah diperankan mantan suami Dewi Yull tersebut.
Gerbang Neraka (2017): Prof Theo Wirawan
Film ini akan menceritakan tentang seorang pemuda bernama Tomo Gunadi (Reza Rahadian). Ia adalah seorang wartawan dari tabloid mistis yang tengah ditugaskan untuk meliput Piramida Gunung Padang, yang mana menuntut dirinya harus bekerja sama dengan paranormal, yaitu Guntur Samudra (Dwi Sasono), untuk mengungkapkan misteri Piramida di Gunung Padang. Arni Kumalasari (Julie Estelle) dari kepala tim arkeologi yang ditunjuk langsung oleh Presiden Indonesia, pada awalnya dirnya menolak atas kehadiran serta bantuan dari Tomo dan Guntur.
Arni sangat percaya dengan ilmu sains dan dirinya menolak dengan segala sesuatu yang berbau klenik. Namun pada akhirnya dirinya harus mau mengakui, bahwa terlalu banyak kejadian-kejadian mistis yang terjadi di dalam situs piramida tersebut. Di saat mereka bertiga menemukan fakta, bahwa piramida tersebut adalah merupakan sebuah penjara untuk kekuatan kuno yang dapat menghancurkan dunia, mereka mau tak mau harus bekerja sama untuk dapat mencegah malapetaka tersebut sebelum terlambat.
Sebelum Iblis Menjemput (2018): Lesmana
Dengan bantuan seorang Dukun misterius (Ruth Marini), Lesmana (Ray Sahetapy) membuat perjanjian dengan Iblis, bahwa ia akan mendapatkan kesuksesan sebagai seorang pengusaha, dengan menumbalkan istrinya (Kinaryosih). Setelah melakukan perjanjian, Lesmana pun segera meninggalkan istri serta putrinya yang masih kecil, Alvi (Nicole Rossi). Istri Lesmana yang sudah ditumbalkan pun bunuh diri dengan misterius, yang disaksikan oleh Alvi dan meninggalkan luka misterius di lengannya.
Bertahun-tahun kemudian, Alvi yang sudah dewasa (Chelsea Islan) tumbuh menjadi wanita muda yang mandiri nan dingin, lantaran kehidupan keras yang dijalaninya seorang diri. Alvi pun mendapatkan kabar bahwa Lesmana sedang sekarat di rumah sakit karena penyakit misterius, dan disanalah ia bertemu dengan anak-anak Lesmana yang lain: Maia (Pevita Pearce), Reuben (Samo Rafael) serta Nara (Hadijah Shahab) yang masih kecil, dari istri keduanya Laksmi (Karina Suwandi). Alvi bersikap dingin pada keluarga tirinya tersebut, tetapi saat ia ditinggal berdua dengan Lesmana dalam kamar, sesosok makhluk misterius menerornya.
Nagabonar Reborn (2019): Petinggi Belanda
Kisah Nagabonar Reborn dimulai dengan adanya pembunuhan seorang mandor di perkebunan kelapa sawit (diperankan oleh Roy Marten) di daerah Medan. Pembunuhan ini terjadi karena sang mandor menolak untuk bekerja sama dengan pihak Belanda. Mandor ini ternyata meninggalkan istrinya yang sedang hamil tua (Rita Matumona). Nama Nagabonar diberikan karena sang bayi berjenis kelamin laki-laki ini dilahirkan di malam yang sama dengan pembunuhan ayahnya dengan kondisi langit yang berpetir yang membentuk serupa naga. Nagabonar kecil tumbuh di daerah pedesaan Sumatera bersama kedua sahabatnya Lukman (Rifky Alhabsyi) dan Mariam (Roby Tremonti). Suatu hari, Nagabonar (Gading Marten) bertemu dengan Kirana (Citra Kirana) yang berdarah Belanda. Naga pun jatuh cinta dengan Kirana dan berharap bisa mempersunting putri dokter Belanda itu. Namun, Kirana sudah memiliki kekasih yang bernama Kapten Bastian (Delano Daniel)
100% Halal (2020): Kakek Brata
Ilham Sentosa (Ariyo Wahab), motivator dan penulis sukses yang menganjurka pernikahan muda. Ia hidup bersama putri semata wayangnya, Anisa Santosa (Anisa Rahma) karena istrinya meninggal dunia usai melahirkan. Sesuai kesepakatan Anisa harus menikah selepas lulus SMA dengan laki-laki pilihan ayahnya. Karena ingin berbakti, ia menuruti keinginan ayahnya. Setelah proses yang cukup panjang, Ilham bertemu dengan Putra Alfatih (Anandito Dwis) yang gigih meminang putrinya. Ilham menerima Fatih jadi menantunya. Konflik menjadi semakin rumit ketika sebuah fakta terungkap yang membuat pernikahan Anisa dan Putra jadi tidak jelas antara sah dan tidaknya. Ternyata Ilham tidak bisa menjadi wali yang sah untuk menikahkan putrinya karena Anisa lahir dari hubungan di luar pernikahan.
Kutukan Peti Mati (2023): dr. Victor Van Vogel
Bramanto Putra mahasiswa arkeolog menemukan buku catatan kuno di Pulau Onrust yang telah tersimpan selama 300 tahun.
Ia meminta tolong Susan Sriwati teman yang ditaksirnya untuk melakukan riset terhadap buku tersebut. Namun, hal itu justru berakibat fatal setelah Susan tak sengaja membaca mantra di buku tersebut.
Arwah penasaran Maria van de Velde, Jan Koenraad (kekasih Maria), dan Hasan budak pengukir batu kuburan merasuki Susan. Bram meminta tolong pamannya, Profesor Daniel untuk menyelidiki kasus Susan.
Ternyata, ada sosok lain, yaitu iblis Dokter Machinebouw, dokter wabah penguasa kegelapan Pulau Onrust memburu jiwa Susan. Bram dan Profesor Daniel pamannya, harus melawan kekuatan iblis untuk menyelamatkan Susan. (*)