Penulis: Redaksi Presisi
Presisi.co - Pernah merasa lebih sering digigit nyamuk dibanding teman-teman di sekitar? Beberapa orang percaya bahwa golongan darah bisa menjadi faktor utama yang membuat seseorang lebih menarik bagi nyamuk. Namun, apakah hal ini benar secara ilmiah? Berikut penjelasan berdasarkan penelitian terbaru.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medical Entomology menemukan bahwa nyamuk lebih tertarik pada individu dengan golongan darah O dibandingkan dengan golongan darah A, B, atau AB. Studi ini mengamati bahwa sekitar 83% orang mengeluarkan sinyal kimia tertentu melalui kulit yang mengindikasikan golongan darah mereka, dan nyamuk menggunakan sinyal ini untuk memilih target.
Penelitian lain juga menyebutkan bahwa orang dengan golongan darah O mengeluarkan lebih banyak zat kimia tertentu seperti asam laktat dan karbon dioksida, yang diketahui menarik perhatian nyamuk.
Selain golongan darah, ada beberapa faktor lain yang juga berperan dalam daya tarik seseorang terhadap nyamuk, antara lain:
Jika kamu merasa sering menjadi sasaran nyamuk, berikut beberapa cara efektif untuk menghindarinya:
Golongan darah memang bisa menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah seseorang lebih sering digigit nyamuk, namun bukan satu-satunya penyebab. Faktor lain seperti karbon dioksida, suhu tubuh, dan bau juga memainkan peran penting. Jika kamu merasa sering digigit nyamuk, coba terapkan langkah-langkah pencegahan di atas dan tetap waspada terhadap risiko penyakit yang dibawa oleh nyamuk. (*)
Editor: Redaksi




