Penulis: Muhammad Riduan
SAMARINDA, Presisi.co — Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda mematangkan kesiapan sektor transportasi laut menyambut arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Masa Angkutan Lebaran 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026 mendatang.
Plt. Kepala KSOP Kelas I Samarinda, Capt. Ridha Rengreng, menyatakan bahwa seluruh rangkaian pengawasan akan diawali dengan apel siaga pasukan pada Kamis, 12 Maret 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang kerap terjadi di Pelabuhan Samarinda.
“Untuk Angkutan Lebaran 2026 di bawah naungan Dirjen Perhubungan Laut, Insya Allah dimulai tanggal 13 sampai 30 Maret 2026,” ujar Capt. Ridha, Rabu, 11 Maret 2026.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, KSOP Samarinda tahun ini menerapkan pendekatan preventif yang lebih awal. Pembekalan mengenai standar keselamatan pelayaran sudah mulai diberikan kepada para nakhoda hingga kru kapal sejak jauh hari.
Materi pembekalan mencakup penggunaan alat navigasi terkini hingga prosedur evakuasi darurat guna menjamin keamanan selama berlayar melintasi Selat Makassar.
“Kami sudah mulai melakukan sosialisasi keselamatan lebih awal, mulai dari nakhoda, kru, hingga operator kapal agar mereka benar-benar siap melayani masyarakat,” katanya.
Untuk menjamin kelaikan armada, KSOP juga melaksanakan uji petik (ramp check) terhadap seluruh kapal penumpang yang beroperasi. Inovasi pada tahun ini adalah keterlibatan langsung tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan pusat guna memperkuat pengawasan teknis.
“Keterlibatan tim pusat menunjukkan bahwa kita sangat mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Tidak ada toleransi untuk masalah kelaikan kapal,” tegas Ridha.
Pengawasan ketat ini menjadi krusial mengingat rute Samarinda–Parepare merupakan salah satu jalur laut tersibuk di Kalimantan Timur selama periode mudik Lebaran. KSOP mengimbau masyarakat agar selalu membeli tiket melalui jalur resmi dan mematuhi aturan muatan demi keselamatan bersama di atas kapal. (*)
Editor: Redaksi




