search

Berita

DPD Golkar SamarindaMusda GolkarAndi Satya Adi SaputraAksi 21 April

Musda DPD Golkar Samarinda Ditunda, Panitia Pertimbangkan Faktor Keamanan Jelang Aksi 21 April

Penulis: Akmal Fadhil
Sabtu, 18 April 2026 | 22 views
Musda DPD Golkar Samarinda Ditunda, Panitia Pertimbangkan Faktor Keamanan Jelang Aksi 21 April
Penjaringan bakal calon ketua DPD Golkar Kota Samarinda. (Presisi.co/Akmal)

Samarinda, Presisi.co — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Samarinda yang semula direncanakan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, resmi ditunda.

Panitia memutuskan pengunduran jadwal dengan mempertimbangkan situasi daerah yang dinilai belum sepenuhnya kondusif, terutama menjelang rencana aksi massa pada 21 April mendatang.

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Samarinda, Ari Wibowo, menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan.

Menurutnya, panitia tidak ingin mengambil risiko dengan tetap menggelar agenda besar di tengah meningkatnya dinamika di lapangan.

“Melihat kondisi saat ini, apalagi ada rencana aksi dalam waktu dekat, kami memilih menunda demi menjaga kelancaran kegiatan,” ujarnya saat dihubungi Sabut 18 April 2026.

Ia menegaskan, penundaan ini tidak berkaitan dengan persoalan internal partai. 

Seluruh tahapan yang telah berjalan disebut tetap aman dan tidak mengalami kendala berarti.

“Tidak ada masalah di internal. Ini murni karena faktor situasi di luar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ari memastikan bahwa agenda Musda tidak dibatalkan, melainkan hanya dijadwalkan ulang.

Persiapan yang telah dilakukan sebelumnya masih bisa digunakan kembali.

"Kalau penundaan hanya soal waktu. Berbeda dengan pembatalan yang tentu berdampak lebih besar. Ini hanya penyesuaian kondisi,” jelasnya.

Ia juga menampik adanya spekulasi terkait konflik internal atau tarik-menarik kepentingan dalam tubuh partai. Menurutnya, seluruh kandidat tetap dalam kondisi solid.

“Semua calon tetap berjalan seperti biasa, tidak ada dinamika yang mengarah ke konflik,” katanya.

Untuk jadwal baru, panitia masih menunggu arahan resmi dari DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur sebelum menetapkan waktu pelaksanaan berikutnya.

“Kami menunggu petunjuk dari DPD I, setelah itu baru kami ajukan penjadwalan ulang,” tutupnya.

Panitia berharap, dengan penundaan ini, pelaksanaan Musda ke depan dapat berlangsung dalam situasi yang lebih kondusif tanpa dipengaruhi faktor eksternal. (*)

Editor: Redaksi