search

Berita

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar PriantoroAksi 21 April

Polda Kaltim Siapkan 1.700 Personel untuk Mengamankan Aksi 21 April di Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan
Jumat, 17 April 2026 | 19 views
Polda Kaltim Siapkan 1.700 Personel untuk Mengamankan Aksi 21 April di Samarinda
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, saat ditemui di Mapolresta Samarinda.(Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menyiapkan sekitar 1.700 personel gabungan untuk mengamankan rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 21 April 2026 di Kota Samarinda.

Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, saat ditemui di Mapolresta Samarinda, Jumat 17 April 2026.

Irjen Pol Endar Priantoro menyebutkan, aksi unjuk rasa diperkirakan akan berlangsung di dua lokasi utama, yakni Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

“Informasi yang kami terima, massa akan mulai di DPRD sekitar pukul 10.00 WITA, kemudian dilanjutkan ke kantor gubernur. Dua titik ini menjadi fokus pengamanan,” ujarnya.

Dalam pengamanan pada lokasi tersebut, Polda Kaltim tidak hanya mengerahkan personel kepolisian, tetapi juga melibatkan unsur TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, hingga pemadam kebakaran.

“Sekitar 1.700 personel kita siapkan, dibantu unsur terkait untuk memastikan kegiatan berjalan aman,” jelasnya.

Lebih lanjut Endar Priantoro menegaskan, pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan humanis dengan langkah pre-emtif dan preventif.

“Upaya represif tidak kita lakukan selama tidak ada gangguan ketertiban atau pelanggaran hukum. Kami fokus pada pelayanan dan pengamanan secara humanis,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan menghormati hak masyarakat lainnya.

Selain itu, Endar mengingatkan agar penyelenggara aksi tetap berkoordinasi dengan aparat serta mewaspadai potensi adanya pihak yang mencoba memanfaatkan situasi.

“Jangan sampai ada penyusup yang memiliki kepentingan lain dan justru merusak tujuan aksi. Semua harus saling menjaga agar situasi tetap kondusif,” katanya.

Dialog dengan Tokoh Masyarakat

Sebelum menyampaikan kesiapan pengamanan, Polda Kaltim juga telah menggelar silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi keagamaan seperti MUI, Muhammadiyah, dan NU.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur agar tetap aman dan damai.

“Kita semua sepakat menjaga Kaltim sebagai daerah yang tertib, aman, dan kondusif,” imbuhnya. (*)

Editor: Redaksi