Indonesia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dengan Rusia, Fokus Investasi dan Perdagangan Strategis
Penulis: Alfito Desta Nurvianto
Jumat, 10 April 2026 | 23 views
Pertemuan ke-7 Working Group on Trade, Investment, and Industry (WGTII) yang digelar pada 10 April 2026. (Sumber: Istimewa)
Jakarta, Presisi.co - Pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis melalui pertemuan ke-7 Working Group on Trade, Investment, and Industry (WGTII) yang digelar pada 10 April 2026.
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, menyatakan hubungan ekonomi kedua negara masih menyimpan potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal.
“Kerja sama Indonesia dan Rusia masih memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Dalam forum tersebut, kedua negara sepakat memperluas kolaborasi di sejumlah sektor prioritas, mulai dari perdagangan, industri, investasi, ketahanan pangan, hingga ekonomi kreatif.
“Kedua pihak sepakat untuk semakin memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis,” demikian dikutip dari keterangan resmi Kemenko Perekonomian.
Selain itu, Indonesia dan Rusia juga mendorong percepatan implementasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (I-EAEU FTA) guna meningkatkan nilai perdagangan bilateral.
Langkah ini dinilai penting di tengah meningkatnya tren proteksionisme global serta dinamika geopolitik yang turut memengaruhi rantai pasok dunia.
Pertemuan WGTII ke-7 menjadi momentum strategis bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas.
Berdasarkan data yang dipaparkan, nilai perdagangan Indonesia dan Rusia pada 2025 tercatat mendekati USD 5 miliar, dengan potensi peningkatan melalui diversifikasi kerja sama dan penguatan sektor industri. (*)