Mengulik Makna Pesan Morse Kedutaan Besar Iran di Indonesia yang Bikin Publik Penasaran
Penulis: Novia Intan Nur Ramadhani
Kamis, 09 April 2026 | 217 views
Tangkapan layar cuitan Kedubes Besar Iran untuk Indonesia. (Sumber:X/Iran Embassy in Indonesia)
Jakarta, Presisi.co - Aktivitas tidak biasa dilakukan oleh Kedutaan Besar Iran di Indonesia yang mendadak menjadi sorotan publik. Melalui akun resmi di platform X, kedutaan tersebut mengunggah pesan dalam bentuk kode Morse yang langsung memicu rasa penasaran luas di kalangan pengguna media sosial.
Unggahan itu menampilkan rangkaian titik dan garis khas kode Morse, disertai visual gelombang suara menyerupai sinyal komunikasi radio. Format ini dinilai tidak lazim digunakan dalam komunikasi resmi lembaga diplomatik, yang umumnya menyampaikan pernyataan secara terbuka dan jelas.
Tak lama setelah diunggah, pengguna media sosial mulai mencoba menerjemahkan pesan tersebut. hingga akhirnya pesan tersebut berhasil diterjemahkan.
“Perang itu dipaksakan kepada Iran. Namun hasilnya tidak bisa dipaksakan. Iran akan tetap bertahan dan kemenangan hanya soal waktu.”
Isi pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan situasi geopolitik global yang tengah memanas, khususnya di kawasan Timur Tengah. Meski tidak menyebutkan pihak tertentu secara eksplisit, narasi yang disampaikan dinilai mengandung pesan kuat terkait posisi dan sikap Iran dalam menghadapi dinamika konflik yang berkembang.
Penggunaan kode Morse dalam unggahan ini menjadi perhatian tersendiri. Selain jarang digunakan dalam komunikasi modern, metode tersebut memberikan kesan simbolik dan tidak langsung, sekaligus membuka ruang interpretasi di tengah publik yang mengonsumsinya.
Fenomena ini juga disebut tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa perwakilan diplomatik Iran di beberapa negara lain turut mengunggah konten serupa dalam waktu yang berdekatan. Hal ini memunculkan dugaan adanya pola komunikasi yang dilakukan secara serentak melalui berbagai kanal resmi.
Di era digital, media sosial memang menjadi salah satu sarana utama bagi negara untuk menyampaikan pesan kepada publik global. Selain pernyataan resmi, berbagai bentuk komunikasi alternatif, termasuk simbol dan kode, mulai digunakan untuk menarik perhatian sekaligus membangun narasi tertentu. (*)