Libur Lebaran, Museum Mulawarman Tetap Jadi Favorit Wisata Sejarah di Kukar
Penulis: Umar Daud Muhammad
1 jam yang lalu | 0 views
Suasana di Museum Mulawarman Tenggarong. (Foto: Presisi.co/Umar Daud Muhammad)
Tenggarong, Presisi.co – Momen libur pasca Idulfitri dimanfaatkan sejumlah warga untuk berwisata sekaligus menambah wawasan sejarah. Salah satu destinasi yang tetap diminati adalah Museum Mulawarman di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Seorang pengunjung asal Tenggarong, Yuli, mengaku sengaja memilih museum tersebut sebagai tujuan liburannya. Meski merupakan warga lokal, ia menyebut tidak pernah bosan berkunjung ke tempat yang sarat nilai sejarah itu.
“Kalau untuk liburan kali ini saya memang memilih ke Museum Mulawarman, karena banyak hal yang bisa dipelajari, baik dari sejarah maupun budaya,” ujarnya, Jumat 27 Maret 2026.
Menurut Yuli, museum ini tidak hanya menawarkan koleksi benda bersejarah, tetapi juga menghadirkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui keberadaan pelaku UMKM di sekitar kawasan. Di area belakang museum, terdapat penjual kerajinan yang berasal dari warga lokal hingga luar daerah.
Ia juga menilai jumlah pengunjung selama libur Lebaran cukup ramai. Sejak pagi, museum dipadati wisatawan dari berbagai daerah, baik dari wilayah kecamatan di Kutai Kartanegara maupun luar kota seperti Banjarmasin.
“Alhamdulillah pengunjungnya banyak sekali, dari berbagai daerah. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap wisata sejarah masih tinggi,” katanya.
Daya tarik utama museum, lanjut Yuli, terletak pada koleksi peninggalan sejarah serta suasana kawasan yang masih kental dengan nuansa masa lalu. Keberadaan penjual barang antik juga menjadi salah satu magnet bagi pengunjung.
Selain itu, kawasan makam para sultan Kutai menjadi ikon yang paling berkesan bagi wisatawan.
“Yang paling ikonik menurut saya adalah makam para sultan. Itu jadi bagian penting dari sejarah di sini,” tuturnya.
Ke depan, Yuli berharap pengelolaan museum dapat terus ditingkatkan, terutama dari sisi kebersihan serta pengembangan daya tarik wisata.
“Harapannya ke depan, baik dari sisi UMKM maupun museumnya sendiri bisa lebih ditingkatkan lagi, terutama kebersihan dan ikon-ikon yang menarik agar semakin banyak wisatawan yang datang,” pungkasnya.