135 Personel Gabungan Amankan Pawai Takbiran dan Salat Idulfitri di Kukar
Penulis: Umar Daud Muhammad
1 jam yang lalu | 0 views
Personel gabungan yang akan dikerahkan untuk berjaga di malam takbiran. (Presisi.co/Umar Daud Muhammad)
Tenggarong, Presisi.co – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengerahkan sebanyak 135 personel gabungan untuk mengamankan pawai malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah.
Personel tersebut terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait yang akan bertugas sejak malam takbiran hingga pelaksanaan salat Idulfitri.
Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, mengatakan pengamanan diawali dengan apel gabungan sebagai bentuk kesiapan seluruh personel di lapangan.
“Kita melaksanakan apel bersama sore ini dalam rangka pengamanan pawai malam hari dan juga pengamanan untuk salat Idulfitri besok. Total ada 135 personel yang kita libatkan, mulai dari TNI, Polri hingga instansi terkait,” ujarnya, Jumat 20 Maret 2026.
Selain pengamanan di titik kegiatan, petugas juga akan melaksanakan patroli gabungan pada malam hari, termasuk menyambangi sejumlah lokasi ibadah.
“Nanti malam kita juga melaksanakan patroli bersama dan mengunjungi beberapa lokasi, termasuk masjid-masjid. Setelah itu kita kembali ke Posko Terpadu untuk melakukan monitoring melalui zoom,” jelasnya.
Kapolres menegaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur pawai dan tempat ibadah, tetapi juga menyasar kawasan permukiman warga guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami tekankan kepada jajaran Polsek agar tidak hanya fokus pada pengamanan kegiatan, tetapi juga melaksanakan patroli di permukiman warga untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah selama momen Lebaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar memastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik, begitu juga kendaraan. Jika rumah ditinggalkan kosong, bisa dilaporkan ke kepolisian agar menjadi perhatian dalam patroli,” katanya.
Terkait arus lalu lintas, khususnya di kawasan Jembatan Mahakam, kepolisian akan melakukan pengaturan secara situasional apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.
“Kami akan bersikap fleksibel. Jika ada peningkatan intensitas kendaraan, petugas akan melakukan pengaturan di lapangan. Kami terus memantau untuk mengantisipasi potensi kerawanan,” pungkasnya.