Penulis: Muhammad Riduan
JAKARTA, Presisi.co — Drama luar biasa tersaji hingga detik terakhir saat Borneo FC Samarinda menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 2-2 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa, 3 Maret 2026 malam, skuat Pesut Etam menunjukkan mental baja untuk membawa pulang satu poin krusial.
Laga yang berlangsung sengit sejak awal ini mencapai puncaknya di masa tambahan waktu babak kedua, di mana gol penyama kedudukan lahir tepat sebelum peluit panjang dibunyikan.
Setelah bermain imbang tanpa gol di paruh pertama, Persija Jakarta langsung menyengat begitu babak kedua dimulai. Baru memasuki menit ke-46+, Gustavo Almeida sukses memecah kebuntuan. Memaksimalkan umpan lambung akurat dari Alaaddine Ajarei, Gustavo membawa Macan Kemayoran unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Borneo FC langsung meningkatkan intensitas serangan. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62. Gelandang kreatif Juan Villa mencetak gol indah lewat tendangan meriam dari luar kotak penalti yang gagal dibendung Andritany Ardhiyasa. Skor berubah menjadi imbang 1-1.
Tensi pertandingan semakin memanas ketika Persija kembali memimpin pada menit ke-75. Fabio Calonego melepaskan tembakan roket dari jarak jauh yang menghujam gawang Nadeo Argawinata. Wasit Agung Setiyawan sempat melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut. Persija memimpin 2-1.
Ketika kemenangan Persija seolah sudah di depan mata, Borneo FC membuktikan julukan mereka sebagai tim yang pantang menyerah. Di tengah tambahan waktu empat menit yang penuh tekanan, keajaiban terjadi bagi tim tamu.
Tepat pada menit ke-90+4, pemain pengganti Ikhsanul Zikrak muncul sebagai pahlawan. Memanfaatkan kemelut bola pantul di dalam kotak penalti, Ikhsan melepaskan sepakan terukur yang menggetarkan jala gawang Persija. Drama kembali terjadi saat wasit harus meninjau VAR untuk memastikan keabsahan gol tersebut. Setelah dinyatakan sah, skor berubah menjadi 2-2 yang bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di klasemen sementara tidak mengalami perubahan signifikan namun tetap sangat ketat. Persija Jakarta bertahan di posisi kedua dengan koleksi 51 poin, sementara Borneo FC menempel ketat di peringkat ketiga dengan raihan 50 poin.
Satu poin dari Jakarta ini menjadi modal berharga bagi Pesut Etam untuk menatap laga selanjutnya, sekaligus membuktikan kualitas mental juara yang dimiliki skuat asuhan Fabio Lefundes di bawah tekanan atmosfer JIS yang luar biasa. (*)
Editor: Redaksi




