search

Daerah

Pembangunan Insinerator Samarinda DLH SamarindaSuwarso

Pembangunan 10 Insinerator Samarinda Ditarget Beroperasi Desember 2025

Penulis: Muhammad Riduan
Jumat, 10 Oktober 2025 | 280 views
Pembangunan 10 Insinerator Samarinda Ditarget Beroperasi Desember 2025
Plt Kepala DLH Samarinda, Suwarso. (Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mematangkan pembangunan 10 unit insinerator yang tersebar di sejumlah kecamatan, yang ada di Kota Tepian.

Plt Kepala DLH Samarinda, Suwarso menjelaskan bahwa dari sepuluh titik pembangunan, empat di antaranya telah menunjukkan kemajuan signifikan. Sementara satu titik lainnya harus dilakukan pergeseran lokasi karena dinilai terlalu dekat dengan area sekolah.

“Saya sudah survei di beberapa tempat. Dari lima lokasi yang dikerjakan tahap awal, empat sudah mencapai 60 sampai 80 persen. Satu unitnya lagi dipindahkan karena agak dekat dengan sekolah,” jelas Suwarso, Kamis Oktober 2025.

Adapun empat titik yang sudah terbangun secara fisik berada di Ring Road 2 Lok Bahu, Polder Air Hitam, Jalan Wanyi Sempaja Utara, dan Lempake Jaya. Beberapa di antaranya bahkan tinggal tahap pemasangan atap.

“Prinsipnya, 10 titik pembangunan insinerator ini sudah siap. Hanya satu yang perlu pergeseran karena harus clear and clean, (Dekat SMP 38 Samarinda),” tambahnya.

Suwarso menegaskan, meski insinerator berfungsi membakar sampah, perangkat tersebut tetap memperhatikan aspek lingkungan. Insinerator yang dibangun dilengkapi empat bak penyimpanan untuk mengolah emisi karbon dan air limbah, sehingga hasil pembakarannya tidak dibuang langsung ke udara.

“Walaupun produk dari insinerator tidak dibuang ke udara, tetap ada pengelolaan airnya. Jadi aman dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suwarso menyebut, Komisi III DPRD Samarinda juga memberikan dukungan penuh terhadap program pengelolaan sampah tersebut. Dalam rapat dengar pendapat (hearing) beberapa waktu lalu, DPRD mengingatkan agar pembangunan insinerator tidak menemui hambatan dari sisi regulasi maupun teknis.

“Komisi III sangat mendukung, bahkan mewanti-wanti agar semua harus clear, baik regulasi, uji sertifikasi, maupun uji emisinya,” ungkapnya.

Dengan progres pembangunan yang berjalan sesuai rencana, DLH Samarinda optimistis seluruh unit insinerator dapat rampung dan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.

“Jadwalnya Desember 2025 sudah berjalan,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi