search

Berita

kubu Anies Ganjar bersatu di putaran keduaAnies BaswedanGanjar Pranowokemesraan politik Anies GanjarPilpres 2024

Muncul Wacana Kubu Anies dan Ganjar Berkoalisi di Putaran Kedua, Mungkinkah Terealisasi?

Penulis: Rafika
Senin, 15 Januari 2024 | 1.474 views
Muncul Wacana Kubu Anies dan Ganjar Berkoalisi di Putaran Kedua, Mungkinkah Terealisasi?
Kolase foto Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (net)

Presisi.co - Belakangan ini, wacana kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud bergabung di putaran kedua Pilpres 2024 tengah santer dibicarakan. Apalagi, paslon nomor urut 1 dan 3 itu belakangan ini kerap memamerkan kemesraan.

Menanggapi wacana ini, Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rifan mengatakan, peleburan kedua pihak di putaran kedua bukan sesuatu yang tidak mungkin. Namun, peleburan itu tampaknya hanya berlaku di kalangan elit parpol saja.

Pasalnya, ia menilai peleburan dua kubu itu di tingkat akar rumput akan sangat sulit terealisasi. Hal ini dikarenakan mereka tak seperti elit parpol yang dapat berubah sikap sewaktu-waktu demi kepentingan politik.

"Di kita ini, meski ada partai yang memiliki ideologi yang berbeda, tetapi perekatnya adalah kepentingan. Kalau kepentingan ketemu, ideologi setebal apapun bisa dipertemukan," ujar Ali kepada wartawan, Senin (15/1/2024), sebagaimana diberitakan Suara.com.

Menurutnya, akar rumput PDIP memiliki ideologi yang bertolak belakang dengan kubu AMIN. Apalagi, sambung Ali, kubu AMIN sejumlah organisasi islam, mulai dari Nadhlatul Ulama (NU), eks Front Pembela Islam (FPI), hingga yang tergabung dalam Ijtima Ulama. Oleh karena itu, ia menilai penyatuan kedua pihak ini tidak akan mudah.

"Kalau lem perekat nggak kuat, maksud saya adalah trigger isunya, itu akan sulit. Kalau elit itu gampang nyatuinnya. Kepentingan ketemu, nyatu, tetapi apakah kemungkinan grassroot konstituen itu bisa nyatu? Kalau nggak ada satu isu yang bisa memicu atau men-trigger, saya nggak yakin itu bisa menyatu," kata dia.

Lebih lanjut, Ali juga menyinggung soal pendukung kubu AMIN yang hingga kini tampaknya maish belum terlalu menyatu, yakni akar rumput PKB dan PKS serta eks FPI.

"Kalau PKB dan PKS itu irisannya enggak terlalu jauh ya, tapi kalo PKS dan PDIP agak jauh," kata dia.

Ali menegaskan bahwa peleburan kedua kubu ini membutuhkan strategi yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan isu yang akan menjadi pemicu kuat bersatunya kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud, khususnya PDIP agar mau berkoalisi secara utuh dari tingkat elit sampai ke akar rumput.

"Nah isu apa itu? Itu nanti harus dipikirkan oleh 01 dan 03. Saya tidak kemudian mengatakan tidak bisa melebur sama sekali. Tetap bisa melebur, tapi strateginya harus tepat," katanya. (*)

Editor: Rafika