search

Berita

debat cawapresGibran Rakabuming Rakacak iminIKN NusantaraGibran debat cawapresCak Imin tak konsisten IKN

Gibran 'Slepet' Balik Cak Imin Soal IKN: Dulu Ikut Potong Tumpeng!

Penulis: Rafika
Jumat, 22 Desember 2023 | 1.388 views
Gibran 'Slepet' Balik Cak Imin Soal IKN: Dulu Ikut Potong Tumpeng!
Cak Imin dan Gibran saat debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023). [Sumber: Tangkapan Layar/Youtube KPU RI]

Presisi.co - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menyindir sikap cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, yang dianggap tak konsisten dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nunsantara.

Awalnya, Cak Imin menjelaskan pandangannya soal proyek IKN. Menurutnya, yang terpenting dalam memajukan daerah adalah kemampuan dalam membaca skala prioritas. 

"Jadi saya setuju bahwa yang paling penting bukan infrastruktur dulu atau SDM dulu. Yang paling penting dari ini adalah kemampuan membaca skala prioritas," kata Cak Imin dalam debat cawapres di JCC, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).

Cawapres usungan Koalisi Perubahan itu menyinggung anggaran pembangunan IKN yang nyaris menyentuh 500 juta. Menurutnya, dana itu bisa digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur di Pulau Kalimantana alih-alih untuk membangun IKN.

"Seluruh projek-projek besar yang ambisius ini IKN sebagai salah satu contoh saja itu kalau hanya mengandalkan APBN hampir Rp 500 triliun padahal 1% saja dari Rp 480 sekian triliun itu untuk bangun jalan seluruh Kalimantan jalan beres. Membangun seluruh kota-kota di Kalimantan beres," kata Cak Imin.

Gibran pun menanggapi pernyataan Cak Imin itu dengan menyinggung sikap awal Ketua Umum PKB itu saat pembangunan IKN dimulai. Gibran lantas menyindir Cak Imin yang sempat ikut potong tumpeng saat peresmian proyek pembangunan IKN.

"Saya ingat sekali Gus Muhaimin dulu sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN. Ini gimana ini nggak konsisten," ujar Gibran.

"Dulu dukung sekarang nggak dukung karena menjadi wakilnya Pak Anies yang mengusung tema perubahan," katanya menyambung.

Kemudian, cawapres usungan Koalisi Indonesia Maju itu menegaskan pihaknya akan terus melanjutkan pembangunan IKN. Menurutnya, IKN merupakan upaya pemerataan pembangunan di Indonesia.

"Sekali lagu Gus mohon maaf IKN ini bukan hanya membangun bangunan pemerintah, tapi sebagai simbol pemerataan pembangunan di Indonesia," pungkas Gibran. (*)

Editor: Rafika