search

Advetorial

DPRD SamarindaDeni Hakim Anwar Mikroplastik SamarindaBBPOM Samarinda

Dugaan Galon Isi Ulang dan AMDK Mengandung Mikroplastik, Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Pastikan ke BBPOM

Penulis: Jeri Rahmadani
Selasa, 10 Mei 2022
Dugaan Galon Isi Ulang dan AMDK Mengandung Mikroplastik, Komisi IV DPRD Samarinda Bakal Pastikan ke BBPOM
Caption : Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Jeri Rahmadani/Presisi.co).

Samarinda, Presisi.co - Isu air minum dalam kemasan (AMDK) dan galon guna ulang yang diduga mengandung mikroplastik belakangan waktu kian membuat masyarakat resah, termasuk bagi warga Samarinda. 

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyatakan pihaknya bakal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda untuk menghimpun laporan tersebut. 

Deni menyebut, berdasarkan laporan terakhir yang diterima pihaknya pada 2020 lalu, kandungan mikroplastik pada AMDK dan galon guna ulang di Kota Tepian ini masih belum ditemukan. 

"Sampai saat ini kami belum menemukan, karena AMDK dan galon guna ulang itu selama ini telah melewati uji klinis dari BBPOM Samarinda," tutur politisi asal Partai Gerindra itu saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Mei 2022. 

Meski begitu, Deni mengatakan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan BBPOM Samarinda guna mengonfirmasi lagi apakah selama ini produk AMDK dan galon guna ulang di Samarinda sudah seluruhnya dilakukan uji klinis. 

Pasalnya, untuk pabrik AMDK saja jumlahnya sudah mencapai puluhan, ditambah depot pengisian galon guna ulang yang jumlahnya turut belacak. 

"BBPOM biasanya pengawasannya itu sepekan atau sebulan sekali. Setiap pabrik AMDK dan pengisian galon mereka memiliki laboratorium untuk uji klinis setiap hari," urai Deni.

"Kecuali, yang saya bilang tadi misalnya sumber-sumber air yang digunakan tidak jelas, kemudian dia membuka pengisian galon, nah ini yang kemungkinan tidak terpantau. Tapi kalau AMDK saya kira sudah terpantau oleh BPOM," sambungnya. 

Terpisah, Kepala BBPOM Samarinda, Sem Lapik, mengaku belum bisa memberikan laporan terkait pemeriksaan hasil tes produk AMDK dan galon guna ulang di Samarinda. 

"Kami masih proses pemeriksaan, saya masih rapat dulu ya," ucapnya. (*)