search

Daerah

Libur Nataru Picu Peningkatan Kasus Covid-19 di Balikpapan Hingga 300 Persen

Penulis: Nur Rizna Feramerina
Jumat, 15 Januari 2021
Libur Nataru Picu Peningkatan Kasus Covid-19 di Balikpapan Hingga 300 Persen
Kadinkes Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty saat menyampaikan rilis harian Covid-19.

Balikpapan, Presisi.co - Peningkatan signifikan terjadi pada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Balikpapan. Dalam waktu sepekan ini peningkatan kasus mencapai 300 persen dari sebelumnya.

Diketahui, peningkatan ini merupakan dampak dari libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu. Perihal ini dipertegas oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty.

“Jadi memang laporan dari petugas Surveilans kami ketika melakukan tracing dan verifikasi kepada pasien, kondisinya memang sudah bercampur. Ada yang masih lanjutan kluster Natal dan ada juga yang memang liburan tahun baru baik yang keluarga pergi berlibur maupun keluarga yang datang untuk berlibur,” urainya.

Berdasarkan hal tersebut, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM resmi diberlakukan oleh Pemkot Balikpapan sejak hari ini, Jumat 15 Januari hingga 29 Januari mendatang.

“Ketika PPKM telah diterapkan, diprediksi akan berdampak 2 minggu ke depan. Karena masa penularannya 2 minggu,” kata wanita yang akrab disapa Dio ini.

Seperti pengalaman pembatasan sebelumnya, Balikpapan berhasil mengendalikan angka penyebaran Covid-19 dalam waktu dua minggu. Hal serupa pun diharapkan dalam penerapan PPKM ini

“Mudah-mudahan bisa lebih cepat. Seperti pengalaman kita yang lalu itu terkendali dalam dua minggu,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi menuturkan angka penambahan kasus dipengaruhi oleh masyarakat yang datang atau pergi berlibur.

Bahkan berdasarkan data yang diperoleh pada Kamis (14/1/2021), terdapat sebanyak 7 orang anggota keluarga yang dinyatakan reaktif setelah melakukan perjalanan dari Derawan.

“Terdapat juga data ada 11 keluarga yang berlibur ke Derawan, dan ketika pulang ada 7 orang reaktif. Sedang kita periksa tapi kecenderungannya positif,” kata Rizal.

Untuk itu, Rizal benar-benar meminta seluruh elemen masyarakat di Balikpapan untuk mematuhi PPKM yang dilaksanakan dua minggu ke depan agar angka penambahan terkonfirmasi di Balikpapan bisa dikendalikan.

“Kita sangat berharap pengetatan dua minggu ini memberikan dampak yang besar untuk penurunan yang terkonfirmasi positif. Kita minta masyarakat menahan diri untuk tidak keluar rumah maupun daerah jika tidak terpaksa,” tutupnya.

Editor : Oktavianus

Libur NataruPemicu Peningkatan Kasus Covid-19PPKM di Balikpapandr Andi Sry JuliartyWali Kota BalikpapanRizal Effendi

Baca Juga