search

opini

Rendi SolihinKukar

Melirik Potensi Besar Industri Kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara

Penulis: Rendi Solihin
Selasa, 17 Maret 2020 | 1.683 views
Melirik Potensi Besar Industri Kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Rendi Solihin.

Kukar dan kekayaan sumber daya alam  memang lekat, namun jaman berubah, kita tak lagi terlena dengan tambang, ada sektor yang sangat seksi, menunggu di eksplorasi, Ekonomi kreatif namanya.

Oleh : Rendi Solihin

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)

Sudah tahu kalau Kukar mendapat predikat kabupaten kreatif terbaik ke Empat ?

Kabupaten Kukar, selalu nampak menonjol dengan pagelaran budayanya. Sebut saja, Erau yang diadakan tiap tahun dengan dibarengi event internasional yang kini lebih fresh dengan brand Erau Adat Kutai dan Internatonal Folk Art Festival (EIFAF).

Seni pertunjukan memang menggeliat dan menjadi celah besar membesarkan nama Kukar sebagai daerah destinasi wisata. Keberagaman yang ada di Kukar, layaknya mini Indonesia.

Kekayaan seni budaya yang dimiliki, pasti memberi efek domino yang positif bagi masyarakat.

Bayangkan saja, ketika eventt digelar, ada banyak industri kreatif yang ikut tumbuh besar, anak anak videomaker, fotografi, fashion, sampai ke kuliner semua mengambil manfaat dari sebuah eventt.

Apalagi, tak sedikit event di Kukar, yang berskala internasional. Pun eventt lokal, tak kalah banyak dan spektakuler.

 

Dari sini, saya melihat sebuah potensi yang mampu dibesarkan bersama masyarakat. Mendorong, sisi kepariwisatan untuk lebih dikembangankan dan berkelanjutan. Agar, dapat menguatkan daya tarik Kukar, sebagai daerah destinasi wisata bagi peningkatan daerah dan kesejahteraan masyarakat Etam.

Sebagai informasi, di tahun 2019 lalu dengan difasilitasi oleh Bekraf dalam workshop startegic planning dan roadmap ekonomi kreatif. Tiap kecamatan di Kukar, wajib memiliki strategi khusus untuk memetakan potensi diwilayahnya masing-masing.

Kenapa ?

Agar, pelaksanaan alokasi penganggaran, benar-benar terukur, sekaligus menjadi pemetaan kekuatan untuk dimaksimalkan oleh tiap kecamatan.