search

Kesehatan

KemenkesBahasa GlobalKedubes InggrisTangguh+

Inggris dan Indonesia Bersepakat Perkuat Kerja Sama Kesehatan Melalui Tangguh+

Penulis: Eko Suprihatno
1 jam yang lalu | 7 views
Inggris dan Indonesia Bersepakat Perkuat Kerja Sama Kesehatan Melalui Tangguh+
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (berbatik) berpose bersama para pejabat Kemenlu Inggris. (Dok/UK Embassy)

JAKARTA (presisi.co) - Saat ini urusan kesehatan manusia sudah melewati batas-batas negara. Untuk itulah dibutuhkan kerja sama yang erat agar transformasi kesehatan Indonesia bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Sistem kesehatan yang kuat memberikan perlindungan bagi semua orang, mulai dari para ibu yang membutuhkan layanan persalinan yang aman, hingga masyarakat yang menghadapi ancaman wabah penyakit berikutnya," ujar Direktur Jenderal Urusan Global Kementerian Luar Negeri Inggris, (UKFCDO) Melinda Bohannon saat peluncuran platform Tangguh+ bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Dominic Jermey, dan Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Tangguh+ merupakan sebuah platform kemitraan kesehatan baru antara kedua negara yang bertujuan menyatukan berbagai kerja sama kesehatan serta mendukung agenda transformasi kesehatan Indonesia.

Di sisi hal ini menyatukan berbagai kerja sama kesehatan Inggris dengan Indonesia dalam satu wadah, sebagai mitra yang setara untuk mewujudkan masa depan yang lebih sehat dan tangguh.

"Saya menantikan kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi berbagai tantangan global bersama, mempercepat inovasi, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di kedua negara," tutur Bohannon.

Sedangkan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengatakan Indonesia tengah menjalankan transformasi kesehatan yang ambisius untuk meningkatkan akses, kualitas, dan ketahanan sistem pelayanan kesehatan nasional.

"Tangguh+ mendukung upaya tersebut dengan menghubungkan Indonesia dengan keahlian, inovasi, dan jejaring global Inggris. Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, institusi pelayanan kesehatan, dan sektor industri, kita dapat memperkuat sistem kesehatan, mulai dari memastikan persalinan yang lebih aman hingga mempercepat respons terhadap wabah penyakit, serta mewujudkan layanan dan hasil kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia," tukas Dante.

Penegasan Dante dikuatkan Dubes Inggris Dominic Jermey yang menyebutkan Inggris dan Indonesia telah memiliki kemitraan yang kuat di bidang kesehatan, mulai dari penanganan resistensi antimikroba dan penguatan ketahanan kesehatan hingga kesehatan digital, penelitian, dan inovasi.

"Tangguh+ memberikan kesempatan bagi kita untuk mengembangkan fondasi tersebut dan menyatukan berbagai kerja sama di bidang kesehatan secara lebih ambisius dan terkoordinasi. Inilah wujud nyata kemitraan strategis Indonesia–Inggris, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi,” papar Jermey.

Platform mengambil nama dari kata Indonesia yang berarti 'kuat dan berdaya tahan' ini menghubungkan pemerintah dengan lembaga kesehatan terkemuka Inggris seperti National Health Service (NHS), National Institute for Health and Care Excellence (NICE), dan Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (MHRA), serta perguruan tinggi, lembaga penelitian, sektor industri, dan mitra lainnya. (*)