search

Daerah

Rendi SolihinPDI PerjuanganMusancab PDIP KukarPolitik Dua Kaki

Rendi Solihin di Musancab PDIP Kukar: Kami Anti Politik Dua Kaki

Penulis: Umar Daud Muhammad
Sabtu, 25 April 2026 | 152 views
Rendi Solihin di Musancab PDIP Kukar: Kami Anti Politik Dua Kaki
Rendi Solihin, Ketua DPC PDIP Kutai Kartanegara

Tenggarong, Presisi.co – DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dengan menyegarkan struktur partai hingga tingkat kecamatan.

Langkah itu dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang yang digelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Sabtu 25 April 2026.

Ketua DPC PDIP Kukar, Rendi Solihin, mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting dalam pembenahan organisasi sekaligus yang pertama digelar secara menyeluruh di Kukar.

“Ini pertama kali dalam sejarah Kukar kita mengadakan Musancab secara menyeluruh. Ini bagian dari penyegaran kepemimpinan PAC di 20 kecamatan,” ujar Rendi.

Melalui agenda itu, kepengurusan Pimpinan Anak Cabang di 20 kecamatan disusun ulang. Sejumlah kader senior ditarik ke tingkat DPC, sementara posisi di PAC diisi oleh kader baru yang didominasi kalangan muda.

Rendi menilai komposisi tersebut diperlukan untuk menghadirkan energi baru sekaligus menjaga soliditas partai di daerah.

“Mayoritas yang kita isi ini anak-anak muda. Harapannya menambah semangat baru bagi perjuangan. Kita tetap ada di sini, di rumah kita, kandang banteng Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Ia memastikan proses regenerasi tidak mengganggu kekompakan internal. Sebaliknya, PDIP Kukar ingin tampil lebih terbuka dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Rendi, kelompok pemilih muda menjadi salah satu fokus utama, termasuk generasi Z dan generasi Alpha yang akan menjadi pemilih dalam beberapa tahun ke depan.

“Kantor DPC akan lebih terbuka untuk semua kalangan. Terutama Gen Z dan Gen Alpha. Anak-anak yang hari ini kelas 3 SMP, tiga tahun lagi akan mulai peduli politik karena kebijakan pemerintah berdampak langsung pada mereka,” jelasnya.

Selain pembenahan struktur, seluruh kader dan fraksi partai diminta memperkuat kerja-kerja di akar rumput.

Rendi menegaskan kemenangan politik tidak bisa diraih secara instan, melainkan melalui kehadiran nyata di tengah masyarakat.

“PDI Perjuangan bukan partai transit. Kita anti politik dua kaki. Semua fraksi kami perintahkan turun ke lapangan, bertemu masyarakat. Bukan rivalitas yang kita perkuat, tapi basis akar rumput,” katanya.

Ia juga meminta kader aktif menyerap aspirasi dan menghadirkan solusi atas persoalan warga.

“Turun ke lapangan itu kunci kemenangan 2029. Sapa masyarakat, dengarkan keluhan mereka, lalu berikan solusi terbaik,” lanjutnya.

Dengan dinamika politik yang terus berkembang, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur, PDIP Kukar tetap optimistis menatap Pemilu 2029.

Setelah meraih 16 kursi DPRD Kukar pada pemilu sebelumnya, partai tersebut kini menargetkan peningkatan perolehan kursi.

“Target kita 19 kursi,” tutup Rendi.