search

Daerah

Lapas Kelas IIA Samarinda Yohanes VariantoRelokasi Lapas

Lapas Kelas IIA Samarinda Over Kapasitas, Relokasi Jadi Solusi Jangka Panjang

Penulis: Muhammad Riduan
Rabu, 22 April 2026 | 58 views
Lapas Kelas IIA Samarinda Over Kapasitas, Relokasi Jadi Solusi Jangka Panjang
Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanes Varianto.(Presisi.co/Muhammad Riduan)

Samarinda, Presisi.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda saat ini mengalami kelebihan kapasitas yang cukup signifikan. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada aspek keamanan hingga kelayakan hunian warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanes Varianto mengungkapkan bahwa kapasitas ideal lapas hanya untuk 217 orang. Namun hingga Rabu, 22 April 2026, jumlah penghuni telah mencapai 745 warga binaan.

“Artinya terjadi over kapasitas yang cukup besar. Kondisi ini membuat warga binaan harus berdesakan di dalam kamar hunian,” ucapnya diwawancarai di ruangannya.

Menurut Yohanes, kondisi tersebut membuat situasi di dalam lapas menjadi kurang manusiawi. Selain itu, faktor bangunan yang sudah tua dan sistem pengamanan yang belum maksimal turut menjadi kendala.

“Kondisi bangunan yang lama serta lokasi lapas yang berada di tengah kota juga menjadi tantangan dalam pengawasan,” jelasnya.

Ia juga mengakui, situasi over kapasitas berpotensi membuka celah masuknya barang-barang terlarang akibat keterbatasan pengawasan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak lapas telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya memindahkan sebagian warga binaan ke lapas lain.

Selain itu, solusi jangka panjang juga tengah disiapkan melalui rencana relokasi lapas ke lokasi baru.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda disebut telah memberikan dukungan terhadap rencana relokasi tersebut. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bahkan telah berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pemindahan lapas.

Lahan seluas sekitar 9 hektare telah disiapkan di kawasan dekat Lapas Narkotika Samarinda, Jalan Bayur, Kecamatan Samarinda Utara.

“Harapannya dengan relokasi ini, persoalan over kapasitas bisa teratasi ke depan,” katanya.

Meski demikian, realisasi pembangunan lapas baru masih menunggu proses lanjutan, termasuk koordinasi anggaran dan persetujuan DPRD Samarinda.

“Targetnya belum bisa dipastikan karena masih dalam tahap pembahasan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa mulai direalisasikan,” pungkasnya. (*)

Editor: Redaksi