Terminal Multipurpose di Palaran Sudah Dibahas, Pemkot Serius Dorong Fiskal Samarinda
Penulis: Muhammad Riduan
1 jam yang lalu | 0 views
Rencana pembangunan Terminal Multipurpose yang bakal dibangun oleh Pemkot Samarinda. (Istimewa)
Samarinda, Presisi.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda membahas rencana penentuan titik lokasi terminal multipurpose bersama Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Lantai 2, Balai Kota Samarinda, pada Selasa 27 Januari 2026.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menjelaskan bahwa pembahasan tersebut merupakan bagian dari rencana pemindahan pelabuhan yang saat ini berada di Jalan Yos Sudarso ke wilayah Kecamatan Palaran.
“Rencananya sudah pasti pelabuhan yang ada di Jalan Yos Sudarso akan dipindahkan ke Palaran. Hari ini kami memaparkan beberapa opsi titik lokasi yang memungkinkan untuk pembangunan terminal multipurpose,” ucapnya saat diwawancarai awak media.
Menurutnya, terminal multipurpose membutuhkan luasan lahan minimal 30 hingga 50 hektare, dengan panjang bibir sungai sekitar 300 hingga 450 meter. Hal tersebut diperlukan agar pelabuhan mampu melayani kapal-kapal berukuran besar.
“Kalau kapal besar bisa masuk, tentu ini akan menguntungkan pemerintah kota dan Kota Samarinda secara keseluruhan,” katanya.
Selain lokasi, pembahasan juga menyoroti akses jalan menuju terminal. Dishub Samarinda menekankan pentingnya pemilihan jalur yang efisien dengan dampak sosial yang minimal, mengingat kendaraan yang akan melintas didominasi truk-truk besar, termasuk truk gandengan dan bertempelan.
Manalu karibnya menambahkan, luas lahan yang besar dibutuhkan karena di kawasan terminal nantinya akan dibangun berbagai fasilitas pendukung, seperti gudang, container yard, serta sarana jasa dan bisnis kepelabuhanan lainnya.
Terkait fungsi, terminal tersebut dirancang bersifat multifungsi. Selain kapal barang, pelabuhan juga dapat melayani kapal tangki hingga kapal angkutan komoditas seperti batu bara. Sementara itu, pelayanan penumpang tetap dipusatkan di kawasan Pelabuhan Palaran yang berada di sekitar TPK Palaran.
Untuk skema pendanaan, Dishub membuka peluang pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda serta kerja sama dengan pihak investor menggunakan skema tripartite.
“Bisa jadi nanti melibatkan investor, APBD kota untuk pembangunan akses jalan, dan penentuan siapa operator pelabuhannya,” jelasnya.
Manalu menegaskan, lokasi terminal multipurpose dipastikan berada di Kecamatan Palaran. Namun, saat ini masih terdapat dua opsi titik lokasi yang akan dikaji lebih lanjut, termasuk kemungkinan pembangunan jetty yang menjorok ke sungai dan dampaknya terhadap alur pelayaran.
Sementara itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, disebut akan mengakomodir seluruh opsi yang ada sebelum menentukan titik terbaik berdasarkan pertimbangan teknis.
“Semua opsi akan kita kaji, nanti akan dipilih mana yang paling tepat setelah melalui pertimbangan teknis,” pungkasnya. (*)