Fabio Lefundes Sebut Banyak Tranfer Pemain di Putaran Kedua, Termasuk Borneo FC?
Penulis: Muhammad Riduan
9 jam yang lalu | 0 views
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes. (HO/Borneo FC Samarinda)
Samarinda, Presisi.co — Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes mengakui putaran kedua BRI Super League 2025/2026 akan menghadirkan tantangan berbeda menyusul dinamika bursa transfer pemain yang cukup aktif, baik keluar maupun masuk.
Fabio Lefundes menyebut Liga Indonesia menjadi salah satu kompetisi dengan tingkat pergerakan pemain tertinggi saat jeda paruh musim. Kondisi tersebut, menurutnya, tentunya membuat kekuatan tim-tim peserta mengalami perubahan signifikan di putaran kedua.
“Saya selalu bilang, di Liga Indonesia ketika putaran pertama selesai dan jendela transfer dibuka, ini adalah salah satu liga dengan perubahan tim paling besar. Banyak transfer terjadi di putaran kedua,” ungkapnya, Kamis 23 Januari 2026.
Pelatih asal Brasil ini menilai performa solid Skuad Pesut Etam pada putaran pertama turut membuat sejumlah pemain diminati klub lain, sekaligus menjadikan tim kebanggaan warga Samarinda tersebut sebagai tujuan pemain yang ingin bergabung.
“Ada banyak tim yang menginginkan pemain kita dan banyak juga pemain yang ingin bergabung dengan Borneo FC,” jelasnya.
Menjelang putaran kedua, Borneo FC telah melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain. Dari sektor asing, Ardair Simanca resmi dilepas dan posisinya digantikan oleh Marcos Astina.
Sementara itu, Douglas Coutinho dipinjamkan ke Penang FC dan Maice de Souza hijrah ke Semen Padang FC, dengan manajemen masih mencari pengganti untuk kedua pemain tersebut.
Di sektor pemain lokal, Borneo FC kehilangan Fajar Fathurrahman yang bergabung dengan Persija Jakarta. Fabio Lefundes mengakui kepergian Fajar menjadi kehilangan besar, mengingat perannya sebagai pemain inti di putaran pertama.
“Pasti sekarang tim kami akan berbeda karena adanya perubahan,” kata mantan pelatih Persita Tangarang itu.
Meski demikian, dirinya menegaskan Borneo FC tetap fokus bersaing di papan atas klasemen bersama tim-tim kuat seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Malut United.
“Kita masih punya 17 pertandingan dan semoga bisa menyelesaikan kompetisi ini di posisi terbaik,” ucapnya optimistis.
Pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Borneo FC Samarinda finis di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 37 poin hasil dari 12 kemenangan, satu kali imbang, dan empat kekalahan. Pesut Etam hanya terpaut satu poin dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen dengan 38 poin.
Hingga saat ini, Borneo FC telah mendatangkan tiga pemain baru untuk menghadapi putaran kedua, yakni Marcos Astina, Ardi Idrus, dan Mohammad Khanafi. (*)