Kebakaran Dini Hari di Samarinda Seberang, Sembilan Rumah Hangus Terbakar
Penulis: Muhammad Riduan
23 jam yang lalu | 215 views
Potret warga saat menunjukkan dampak kebakaran pada dini hari tadi di kawasan Jalan Pangeran Bendahara, Gang Karya Muharam, Samarinda Seberang. (Istimewa)
Samarinda, Presisi.co — Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Pangeran Bendahara, Gang Karya Muharam, Samarinda Seberang, pada Kamis 8 Januari 2026 sekitar pukul 02.15 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan unit rumah warga hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra AH menjelaskan bahwa seluruh bangunan yang terbakar merupakan rumah kayu yang berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.15 WITA. Api membakar sembilan rumah kayu di gang yang akses jalannya sempit dan padat penduduk,” ungkapnya dihubungi Presisi.co
Untuk memadamkan api, Disdamkarmat Samarinda menurunkan empat posko pemadam ke lokasi kejadian. Proses pemadaman turut dibantu relawan yang memanfaatkan sumber air di sekitar lokasi, termasuk rawa dan parit, terlebih saat kejadian hujan turun sehingga ketersediaan air mencukupi.
“Alhamdulillah air cukup banyak. Relawan juga membantu mengambil air dari parit dan rawa di sekitar lokasi,” jelasnya.
Api berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Meski demikian, sempitnya akses jalan menjadi kendala utama bagi petugas dan relawan dalam menjangkau titik api.
“Tidak ada hambatan dari warga, namun kondisi gang yang sempit cukup menyulitkan mobilisasi armada pemadam,” tambahnya.
Terkait penyebab kebakaran, Hendra menyebut api diduga berasal dari sebuah rumah kosong yang ditinggal penghuninya sejak siang hari. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Kami belum bisa memastikan apakah akibat korsleting listrik atau faktor lain. Saat ini masih menunggu pendalaman dari pihak berwajib,” katanya.
Meski tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hendra juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk.
“Periksa instalasi listrik, stop kontak, steker, dan kapasitas kabel agar tidak semrawut. Perhatikan juga penggunaan kompor dan peralatan listrik yang harus berstandar SNI. Kesadaran dan kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah kebakaran,” pungkasnya. (*)