search

Berita

Ekspor IndonesiaGPEI Mikhael Ardianto PradanaAturan Dagang BaruGabungan Pengusaha Ekspor Indonesia

Rakernas GPEI 2025 Soroti Peluang Ekspor Indonesia ke Eropa dan Kanada di Tengah Aturan Dagang Baru

Penulis: Siaran Pers
38 menit yang lalu | 0 views
Rakernas GPEI 2025 Soroti Peluang Ekspor Indonesia ke Eropa dan Kanada di Tengah Aturan Dagang Baru
Wakil Sekretaris Jenderal I GPEI, Mikhael Ardianto Pradana. (Istimewa)

Jakarta, Presisi.co – Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (DPP GPEI) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 tahun 2025 pada Senin, 8 Desember 2025, di Manhattan Hotel, Jakarta. Agenda ini menjadi momentum konsolidasi pelaku ekspor nasional di tengah dinamika regulasi dan pasar global, khususnya di kawasan Eropa dan Kanada.

Rakernas ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, dan dirangkai dengan dialog interaktif bertajuk “Potensi Pasar Ekspor Pasca CEPA Europe dan CEPA Canada”. Dialog ini menghadirkan para pemangku kebijakan dan pengusaha lintas sektor untuk membedah peluang pasar terbaru.

Wakil Sekretaris Jenderal I GPEI, Mikhael Ardianto Pradana, menjelaskan bahwa pertemuan ini difokuskan pada pemetaan isu strategis ekspor yang muncul baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Agenda utama Rakernas ini adalah memetakan isu-isu krusial di dunia ekspor, baik tantangan yang ada di daerah maupun kebijakan di pusat. Peserta yang hadir merupakan anggota dan perwakilan DPD GPEI dari seluruh Indonesia,” ujar Mikhael, yang juga bertindak sebagai Sekretaris Panitia Rakernas GPEI.

Mikhael menambahkan, acara ini turut mengundang penyelenggara pelabuhan, eksportir, asosiasi mitra, serta pejabat kementerian terkait. Keterlibatan multipihak ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan ekspor yang semakin kompetitif.

Selain Menteri Perdagangan, dialog interaktif akan menghadirkan tiga pembicara kunci, yaitu Direktur Jenderal Amerika Eropa Kementerian Luar Negeri, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, dan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI).

Para narasumber akan memaparkan potensi serta hambatan teknis pasca-penerapan kebijakan perdagangan terbaru di Eropa dan Kanada. GPEI menilai peluang ekspor ke kedua wilayah tersebut masih terbuka lebar, terutama untuk sektor pangan, manufaktur, dan komoditas bernilai tambah, namun membutuhkan kesiapan standar dan efisiensi logistik yang tinggi.

“Ini adalah Rakernas pertama DPP GPEI di tahun 2025. Kami ingin menyegarkan organisasi dan menyusun strategi baru untuk merespons dinamika perdagangan internasional,” tegas Mikhael.

Melalui Rakernas ini, GPEI berharap dapat merumuskan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk memperkuat daya saing pelaku ekspor nasional sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk Indonesia di pasar global. (*)

Editor: Redaksi

Baca Juga