Daya Beli Melemah, Harga Ayam Potong di Pasar Mangkurawang Tenggarong Terjun Bebas ke Angka Rp30 Ribu
Penulis: Umar Daud Muhammad
Sabtu, 07 Maret 2026 | 666 views
Rahmat salah seorang penjual ayam di Pasar Mangkurang Tenggarong. (Presisi.co/Umar Daud Muhammad)
TENGGARONG, Presisi.co — Memasuki pekan pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah, harga komoditas ayam potong di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), justru menunjukkan tren penurunan. Hal ini dipicu oleh merosotnya daya beli masyarakat yang berdampak langsung pada omzet para pedagang lokal.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Mangkurawang, Rahmat, mengungkapkan bahwa harga jual ayam potong saat ini berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram. Angka ini merosot cukup tajam dibandingkan harga pada pekan sebelumnya.
“Untuk ayam ukuran kecil harganya sekitar Rp32 ribu per kilogram, sedangkan yang ukuran besar sekitar Rp30 ribu per kilogram,” ujar Rahmat saat ditemui di lapaknya, Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurut Rahmat, penurunan harga ini merupakan anomali jika dibandingkan dengan periode awal Ramadan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, permintaan daging ayam melonjak di awal puasa, namun tahun ini pasar cenderung sepi pengunjung.
“Sepekan lalu harganya masih di kisaran Rp38 ribu per kilogram. Faktor utamanya karena pasar sepi, jadi stok ayam kurang laku. Bahkan sebelum awal puasa sudah terasa sepi, penjualannya tidak stabil,” keluhnya.
Kondisi pasar yang lesu ini berimbas pada volume penjualan harian. Rahmat mengaku saat ini ia hanya mampu menjual sekitar 100 hingga 150 ekor ayam per hari. Jumlah ini turun signifikan dibandingkan hari-hari biasa sebelum Ramadan yang mampu menembus angka 200 ekor atau lebih dalam sehari.
Para pedagang di Pasar Mangkurawang kini hanya bisa berharap kondisi pasar kembali bergairah dalam beberapa pekan ke depan, terutama menjelang persiapan Hari Raya Idulfitri, agar tren penjualan ayam potong dapat kembali normal dan meningkatkan pendapatan mereka. (*)