Penulis: Rafika
Presisi.co - Menyambut bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan melakukan mandi wajib atau mandi besar untuk menyucikan diri dari hadas besar.
Mandi wajib menjelang bulan suci Ramadhan tak sekadar bermakna membersihkan tubuh, tetapi juga memiliki makna spiritual untuk mempersiapkan diri dalam menyambut bulan penuh berkah.
Umat Islam akan melakukan mandi wajib untuk mensucikan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Mandi sebelum puasa Ramadan diniatkan untuk mensucikan diri sebelum melakukan ibadah.
Mandi besar sunnah ini mirip dengan mandi yang dilakukan sebelum salat Jumat, salat Idul Fitri, salat Idul Adha, salat gerhana, dan lainnya.
Hal ini dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri.
وبقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة...ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك
Artinya, "Dan sisa mandi-mandi yang disunnahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya. Di antaranya adalah membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah,... dan setiap malam di bulan Ramadhan. Imam Al-Adzra'i hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjamaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu."
Adapun bacaan sebelum mandi menjelang puasa Ramadhan yakni:
Nawaitu ada'al ghuslil masnuni li fi hadzihil lailatil min romadhona lillahi ta'ala.
Artinya: Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta'ala.
Mandi sebelum menjalankan ibadah puasa dapat dilakukan dengan mengikuti tata cara yang dianjurkan dalam Islam, dikutip dari laman baznas.co.id :




