search

Lifestyle

skincaretips kulit sehatkandungan skincare yang tidak boleh dicampur

Hati-hati! Ketahui Risiko Penggunaan Kandungan Skincare Ini Jika Digunakan Berbarengan

Penulis: Rafika
Sabtu, 16 September 2023 | 786 views
Hati-hati! Ketahui Risiko Penggunaan Kandungan Skincare Ini Jika Digunakan Berbarengan
Ilustrasi seseorang tengah menggunakan produk perawatan kulit. (Sumber: Pexels.com/Polina Kovaleva)

Presisi.co - Demi mendapatkan hasil yang maksimal, seringkali beberapa kandungan skincare dikombinasikan untuk dipakai sekaligus. Memang, sebagian besar produk skincare dapat digunakan bersama-sama tanpa masalah. Namun, ada beberapa kombinasi yang sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan iritasi atau bahkan merusak kulit. 

Dalam artikel ini, Presisi mengulas beberapa bahan skincare yang sebaiknya tidak dicampur. Yuk simak!

Vitamin C dan Niacinamide

Dua bahan ini memiliki pH yang berbeda. Vitamin C (asam askorbat) memiliki pH asam, sementara niacinamide (vitamin B3) berada pada pH yang lebih netral hingga sedikit basa. Ketika dua bahan ini digunakan berbarengan, terutama dalam produk dengan pH yang sama, mereka dapat menghasilkan senyawa baru yang disebut nicotinic acid. Nicotinic acid dapat menyebabkan kulit menjadi merah dan teriritasi.

Oleh karena itu, lebih baik gunakan skincare yang mengandung dua bahan tersebut pada waktu yang berbeda, misalnya vitamin C di pagi hari dan niacinamide di malam hari.

Vitamin C dan AHA/BHA

Kombinasi vitamin C (ascorbic acid) dengan AHA (alpha hydroxy acids) atau BHA (beta hydroxy acids) seperti salisilat sebaiknya tidak digunakan secara berbarengan. Sebabnya, keduanya sama-sama memiliki efek eksfoliasi pada kulit sehingga berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit jika pemakaiannya dikombinasikan.

Maka dari itu, disarankan menggunakan keduanya pada waktu yang berbeda, vitamin C bisa digunakan di pagi hari dan AHA/BHA di malam hari.

Retinol dan AHA/BHA

Kombinasi retinol (vitamin A) dan AHA/BHA tidak disarankan untuk digunakan bersama-sama karena keduanya memiliki dapat iritasi dan pengelupasan kulit yang berlebihan, serta dapat mengurangi efektivitas masing-masing kandungan.

Kedua bahan ini bekerja dengan cara yang mirip dalam memperbaiki tekstur kulit, dan penggunaan yang bersamaan dapat meningkatkan risiko efek samping kulit yang tidak diinginkan Sebaiknya, gunakan retinol pada malam hari dan AHA/BHA pada waktu yang berbeda

Retinol dan Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide adalah kandungan yang berfungsi untuk mengatasi jerawat dengan cara membunuh bakteri penyebab jerawat dan menghilangkan minyak berlebih pada kulit. Sementara itu, retinol (vitamin A) adalah bahan yang digunakan untuk memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Kombinasi benzoyl peroxide dan retinol dapat meningkatkan risiko kulit menjadi sangat kering, kemerahan, mengelupas, dan sensitif. Kedua kandungan ini bekerja dengan cara yang berbeda, sehingga apabila digunakan dalam satu waktu yang sama dapat membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi.

Jika ingin menggunakan kedua bahan tersebut dalam rutinitas skincare, sebaiknya gunakan benzoyl peroxide pada pagi hari dan retinol pada malam hari, atau gunakan pada hari yang berbeda.

Editor: Rafika