search

Lifestyle

Fazri KecapStand Up Indo BalikpapanSUCI Kompas TVSUCA IndosiarRaditya DikaPandji PragiwaksonoGamayelArdit ErwandhaOpen Mic di Balikpapan

Fazri Kecap, Stand Up Comedian Balikpapan yang Sedang Menuju Mapan

Penulis: Nur Rizna Feramerina
Sabtu, 10 April 2021
Fazri Kecap, Stand Up Comedian Balikpapan yang Sedang Menuju Mapan
Fazri (kiri) berpose bersama komika ternama Pandji Pragiwakson0. (instagram)

Balikpapan, Presisi.co – Pelawak komedi tunggal asal Balikpapan ini kerap mencuri perhatian. Unggahannya di Instagram acap kali ramai dibincangkan. Membahas keresahan sosial dengan lawakan.

Pada 2006 sampai 2017 lalu, Fazri bekerja sebagai satpam di salah satu SD di Kota Beriman. Selama 11 tahun ia mengabdi di sekolah itu, ia kerap menghibur siswa di kala tak ada pelajaran sekolah. Guru di sana tak keberatan. Itu lebih baik ketimbang anak didik malah berlarian keluar kelas saat jam kosong. Tak hanya siswa, guru pun tak luput dari hiburan lawaknya.

Pada 2017 lalu, Fazri mulai bergabung ke Stand Up Indo Balikpapan. Ia didorong teman komunitasnya untuk mengandalkan media sosial supaya lebih dikenal. Bahkan nama Fazri Kecap pun didapat dari teman-temannya. Ini kontradiksi. Fazri tidak suka kecap, tapi memakai nama panggung kecap di belakang namanya. “Teman-teman sarankan itu. Ya sudah pakai saja,” ucapnya.

Pada 2020, Fazri mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV dan Stand Up Comedy Academy (SUCA) Indosiar. Namun sayang Fazri tidak berhasil menembus panggung nasional itu.

Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masih sedikit komika daerah yang bisa bersaing di SUCI dan SUCA. Pertama tentang kepercayaan diri, kedua soal selera penonton.

"Misalnya bahasa. Di sana menyebut permen, di Kaltim sebutannya bombon. Mereka jadi tak mengerti," jelas lelaki yang menyukai komika Indra Jegel, juara SUCI Kompas TV.

Selain hobi open mic, Fazri mencari nafkah sebagai driver ojek online. "Saya tak mengandalkan stand up comedy untuk mencari uang," ucapnya.

Menjadi driver ojek online menurutnya tak senyaman dulu. Sebab bonus yang ditawarkan sudah berkurang. Lantaran ada sistem baru yang diterapkan sejak Maret 2021. Sebelum itu berlaku, ia pernah mendapat Rp 300 ribu dalam sehari. Sekarang angka segitu cukup sulit diraih.

Semenjak viral, ada saja penumpang yang memintanya melawak sambil mengemudikan motor. Fazri tak keberatan. Sebab dengan begitu suasana perjalanan jadi lebih nyaman.

Fazri sering membagikan konten-konten lucu di Instagram. Menurutnya ini untuk mengisi waktu luang jika orderan sepi.

"Kalau bingung konten apa, saya reaction video orang saja sambil marah-marah," katanya sambil tertawa.

Berkat konten lucu itu, Fazri memiliki 21k followers. Ia kerap mendapat endorse. Tapi tak mematok bayaran bagi yang mau dipromosikan. Dibayar seikhlasnya saja ia sudah bersyukur.

"Ada yang cuma kasih produknya. Kalau makanan, kadang ada yang hanya kasih satu porsi. Saya jadi tak nyaman dengan orang rumah kalau makan sendirian," jelasnya.

Untuk karier ke depan, Fazri belum dapat memastikan ke arah mana ia akan melangkah. Sebab ia sadar, dirinya hanya lulusan SD. Itu menjadi salah satu faktor sulitnya mendapatkan pekerjaan.

"Kalau ada yang menawarkan pekerjaan yang lebih menjamin kehidupan keluarga, saya mau," pungkasnya. (*)

Editor: Rizki

Baca Juga