search

Daerah

Sungai Merdekamuhammad samsunSambojaWakil Bupati KukarChairil Anwar

Wakil Bupati Kukar Tinjau Normalisasi Sungai Merdeka di Samboja, Warga Minta Dilanjutkan

Penulis: Yusuf
Kamis, 24 Desember 2020 | 995 views
Wakil Bupati Kukar Tinjau Normalisasi Sungai Merdeka di Samboja, Warga Minta Dilanjutkan
Rombongan Wakil Bupati Kukar saat meninjau progres normalisasi Sungai Merdeka di Kecamatan Samboja.

Samarinda, Presisi.co - Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Chairil Anwar meninjau langsung progres normalisasi Sungai Merdeka di Kecamatan Samboja pada Rabu (23/11/2020).

Normalisasi Sungai Merdeka ini sendiri sudah dianggarkan melalui Bantuan Keuangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), lewat aspirasi yang diperjuangkan oleh Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Pendangkalan yang terjadi di Sungai Merdeka sendiri menyebabkan banjir disejumlah wilayah yang berada disekitarnya. Meluapnya air, terutama saat hujan dengan curah yang tinggi, bahkan menyebabkan lahan pertanian warga ikut-ikutan terendam, hingga berhari-hari.

"Saya terus berupaya berkordinasi agar persoalan banjir ini segera teratasi, dan sudah saya sampaikan kepada Gubernur untuk terus di lanjutkan" ujar Muhammad Samsun.

Hal senada turut disampaikan oleh Ahkam Nurkhalis selaku Camata Samboja. Ia menyebut, normalisasi sungai yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan warga yang tak mungkin diselesaikan dengan satu tahapan saja. 

"Tentu saja tidak bisa selesai dalam satu tahap karena keterbatasan anggaran, dan di harapkan hal ini bisa terus dilanjutkan dan dievaluasi secara komprehensif agar inti persoalan bisa benar-benar dicarikan solusinya," harapnya. 

Staff Ahli DPRD Kaltim, Rahmat Dermawan menambahkan jika Sungai Merdeka berfungsi vital sebagai sumber bahan baku air minum masyarakat Samboja sehingga harus diselamatkan. Selain karena memang lama tidak dilakukan perawatan, sungai ini dikelilingi aktivitas pengupasan lahan yang matrial lumpurnya jatuh langsung ke sungai hingga menyebabkan pendangkalan.

"Sebelum di normalisasi biasaya jika curah hujan tinggi kondisi dari debit arus air yang tadinya mencapai lima menit sekarang satu menit, otomatis air semakin cepat kering dan tidak merendam tinggi masuk kerumah, selain itu yang tadinya 5 titik sekarang menjadi hanya 2," terang Roni Satria masyarakat yang tinggal di Sungai Merdeka. 

Editor : Oktavianus