Upaya Pengenalan Bank Digital Melalui Financial Technology di Indonesia
Penulis: Redaksi Presisi
Jumat, 04 Desember 2020 | 1.325 views
Ilustrasi. (Sumber: Istimewa)
Presisi.co - Perkembangan industri fintech (financial technology) di sektor perbankan mendorong sejumlah inovasi yang mengarah ke kemajuan digitalisasi. Lajunya pun semakin kencang setelah akibat Covid-19 yang mendorong berbagai pihak untuk mengandalkan jalur digital alih-alih konvensional.
Digitalisasi bank kecil dan menengah
Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengungkapkan lembaga perbankan harus siap bersaing dengan fintech P2P lending. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berinisiatif dalam mengoptimalkan layanan serta produk yang bersifat digital. Apalagi fintech mempunyai sejumlah keunggulan seperti fleksibilitas yang sedang dibutuhkan masyarakat luas.
Kemudian Piter menilai bahwa pengembangan bank digital sudah selaras dengan upaya OJK untuk mendorong bank kecil serta menengah untuk melakukan akuisisi dan merger. Tujuannya adalah menguatkan struktur modal mengingat investasi di sektor digital memerlukan biaya besar. Kemudian, sebagai regulator, OJK berharap langkah ini membantu lembaga perbankan kecil dan menengah cepat beradaptasi dengan era digital yang terus berkembang.
Menunjang pengembangan bank di Indonesia
Konsep bank digital dikenal juga sebagai Neo Bank yang memungkinkan layanan maupun produk dikelola seperti fintech P2P lending. Selain itu, perbankan konvensional juga akan lebih mudah dalam menjalankan usaha karena masuknya teknologi yang mempercepat operasional mereka. Sebagai contoh, bank tak perlu membuka terlalu banyak cabang yang cenderung memboroskan biaya.
Senior Faculty di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Mochammad Amin Nurdin mengatakan digitalisasi akan menunjang pengembangan Bank Buku III dan IV. Dengan begitu, para konsumen akan terbantu dalam mengubah gaya serta tuntutan hidup mereka. Bank-bank kecil dan menengah pun akan lebih mudah masuk ke pasar yang membutuhkan layanan maupun produk yang praktis dan cepat.
Sejumlah bank di Indonesia sebenarnya sudah menyediakan platform selaku bank digital dengan menggandeng perusahaan fintech. Tak hanya mendapatkan efisiensi dari segi biaya, langkah ini pun dianggap efektif dalam menjangkau pasar luas. Para nasabah yang datang dari wilayah terpencil bahkan akan mendapatkan pengalaman terbaik untuk melakukan transaksi atau kebutuhan lainnya.