Advetorial

APBD Anjlok, Anggota DPRD Kukar Harap Ada Kejutan dari Pemerintah Pusat

Penulis: Rian

Anggota DPRD Kukar, Ahmad Zulfiansyah.

Kukar, Presisi.co- Mengetahui APBD Kutai Kartanegara 2021 alami penurunan yang cukup signifikan, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kukar, Ahmad Zulfiansyah meminta pemahaman masyarakat. Dampakanya, pembangunan Kukar 2021 mendatang dipastikan berkurang. Kendati begitu, masih ada peluang penerimaan dana tambahan dari transfer pusat ke daerah.

“APBD Kukar tahun 2021 alami penurunan, karena Dana Bagi Hasil(DBH) yang diterima Kukar juga alami penurunan. Sedangkan Kukar masih mengandalkan pembagian DBH untuk membiayai pembangunannya,” ucap Zulfiansyah, dua hari yang lalu di kantornya.

Anggota DPRD Kukar dari PPP ini menyambung, kegiatan tahun depan lebih banyak bersifat rutin saja, untuk kegiatan pembangunan seperti pembangunan infrastruktur atau belanja jasa lainnya akan berkurang. Dan ini juga akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Kegiatan perekonomian masyarakat juga dipengaruhi dari belanja pemerintah. Karena tahun depan alami penurunan, berharap masyarakat bisa sabar,” ucapnya.

Anggota DPRD asal daerah pemilihan Kecamatan Tenggarong ini, menyebut ada peluang pendapatan lainnya, yang berpengaruh terhadap perekonomian Kukar. "Kita bisa melobi pemerintah pusat melalui Kementerian-kementerian , jika ada kegiatan-kegiatan bisa disupport ke Kukar," katanya.

APBD 2021 yang direncanakan mencapai Rp 4,8 triliun, turun menjadi Rp 3,6 triliun. Itu termuat di Rencana APBD 2021. Menurut Zulfiansyah, jika pandemi Covid-19 masih berlangsung ruang gerak masyarakat, serba dibatasi yang berdampak juga terhadap perekonomian masyarakat.

“Mari kita berdoa, Covid-19 segera berakhir, dan perekonomian masyarakat kembali pulih,” pungkasnya.

Editor : Oktavianus

ahmad-zulfiansyahdprd-kukarapbd-kukar-2021dampak-pandemi

Baca Juga