Presiden FIFA Sebut Sepak Bola Indonesia Makin Maju
Penulis: Redaksi Presisi
38 menit yang lalu | 0 views
Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino (kiri) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. (Sumber Foto: BPMI Setpres)
JAKARTA, Presisi.co – Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino menilai sepak bola Indonesia mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari tata kelola, investasi, kompetisi, hingga pembinaan pemain usia muda.
Penilaian tersebut disampaikan Infantino usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/10/2026).
“Saya rasa sepak bola Indonesia telah membuat kemajuan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kita tahu bahwa beberapa tahun lalu situasi sepak bola di Indonesia cukup rumit,” ujar Infantino.
Menurutnya, transformasi yang dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) turut mendorong perkembangan sepak bola nasional.
Infantino menyebut investasi di sektor sepak bola terus tumbuh, tata kelola diperkuat, kompetisi mulai menghasilkan pendapatan, serta pembinaan pemain usia muda semakin berkembang.
“Sekarang ada investasi dalam sepak bola, sekarang ada tata kelola dalam sepak bola, sekarang ada kompetisi yang menghasilkan pendapatan, ada kompetisi usia muda,” ungkapnya.
Infantino juga menyoroti perkembangan tim nasional Indonesia, baik pada kelompok usia muda maupun senior.
Ia menyebut performa tim nasional menjadi salah satu indikator perkembangan fondasi sepak bola Indonesia.
“Tim U-15 Indonesia akan tampil pada Piala Dunia bulan depan di Azerbaijan. Tim-tim usia muda tampil dengan baik, tim senior juga tampil dengan baik, termasuk dengan pemain-pemain yang semuanya memiliki akar di Indonesia,” katanya.
Selain tim nasional, Infantino mendorong penguatan sepak bola di sekolah dan pengembangan peran klub dalam pengelolaan fasilitas.
Menurutnya, klub perlu memiliki peran lebih besar dalam mengoperasikan stadion sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan menginvestasikan kembali dana tersebut untuk pengembangan sepak bola.
“Kita perlu melakukan lebih banyak di sekolah, dalam sekolah sepak bola. Klub-klub perlu bekerja untuk mengelola stadion, mengoperasikan stadion, menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga mereka dapat berinvestasi lebih banyak,” ujarnya.
FIFA Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Lagi
Infantino juga menilai perkembangan sepak bola Indonesia perlu berjalan beriringan dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN.
Menurut dia, pengembangan sepak bola di kawasan akan memberikan dampak lebih besar jika dilakukan secara bersama-sama.
“Kita perlu memikirkan, dan ini adalah sesuatu yang kami bicarakan dengan Presiden, bukan hanya mengenai negara ini, tetapi seluruh kawasan ASEAN dan bagaimana kita bisa mengembangkan sepak bola,” jelas Infantino.
Ia juga menyebut peluang Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi FIFA masih terbuka.
Indonesia sebelumnya telah menjadi tuan rumah sejumlah ajang sepak bola internasional, termasuk FIFA U-17 dan FIFA ASEAN Cup.
“Kita sudah memiliki U-17, FIFA ASEAN, kita punya U-20, kita punya kompetisi perempuan, Piala Dunia. Maksud saya, semuanya terbuka,” ucap Infantino. (*)