Kebakaran di Tenggarong Hanguskan 75 Bangunan Warga
Penulis: Redaksi Presisi
58 menit yang lalu | 0 views
Foto saat api masih membara dan menghanguskan satu per satu bangunan warga saat kebakaran di Tenggarong pada Senin (5/10) kemarin.
TENGGARONG, Presisi.co – Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Danau Aji dan Jalan Sultan Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (5/10/2026) sore.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kukar Fida Hurasani mengatakan pihaknya mengerahkan sembilan armada dan 90 personel gabungan untuk menangani kebakaran yang mulai dilaporkan sekitar pukul 16.53 WITA tersebut.
“Kami menerjunkan sembilan armada serta 90 personel dari regu piket maupun siaga untuk memadamkan kebakaran,” kata Fida di Tenggarong.
Menurut Fida, proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar dua jam. Penanganan turut dibantu dua armada BPBD, armada tangki PDAM, serta mesin pompa portabel milik relawan penanggulangan bencana.
Sekitar 75 bangunan warga dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut. Bangunan yang terdampak terdiri dari rumah tinggal, tempat sewaan, dan bangunan lainnya.
Fida menyebut kondisi permukiman yang padat serta banyaknya bangunan berbahan kayu membuat api cepat merambat. Hembusan angin yang cukup kencang juga menjadi kendala petugas dalam mengendalikan kobaran api.
“Kondisi angin yang kencang dan himpitan rumah kayu yang padat penduduk menjadi kendala utama,” ujarnya.
Keterbatasan sumber air juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman. Sebagian armada tangki saat itu sedang dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sangasanga.
Tim gabungan kemudian memanfaatkan aliran air di kolong rumah warga dan kolam sekitar dengan menggunakan mesin pompa portabel untuk memenuhi kebutuhan air pemadaman.
Selain itu, fasilitas hidran kering sepanjang sekitar 1 kilometer dari Sungai Tenggarong turut digunakan untuk membantu pengisian air. Dua unit tandon berkapasitas masing-masing 5.000 liter juga tersedia di kawasan permukiman.
Menurut Fida, kawasan permukiman Danau Aji telah ditetapkan Pemkab Kukar sebagai zona merah rawan kebakaran sejak beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, Ketua RT 033 Supriyadi mengatakan api diduga pertama kali muncul dari salah satu tempat sewaan di kawasan tersebut.
Menurut keterangan yang diterimanya, penghuni tempat sewaan tersebut diduga sedang memasak sebelum meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, warga melihat api dan berteriak meminta warga lainnya waspada.
“Awal mula api itu di belakang rumah saya. Rupanya ada yang masak, lalu ditinggal oleh penyewanya. Tidak lama kemudian, ada warga yang berteriak kebakaran,” kata Supriyadi.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran tersebut. Sementara jumlah kepala keluarga yang terdampak masih dalam pendataan.