search

Lifestyle

Cara Aman BerkendaraTips BerkendaraBerita OtomotifAstra Motor Kaltim 2

Cara Aman Berkendara di Tanjakan, Hindari Tarik Gas Sambil Rem Agar Motor Tidak Cepat Rusak

Penulis: Siaran Pers
Rabu, 29 April 2026 | 82 views
Cara Aman Berkendara di Tanjakan, Hindari Tarik Gas Sambil Rem Agar Motor Tidak Cepat Rusak
Astra Motor Kalimantan Timur 2 bagikan dampak negatif terhadap komponen sepeda motor ketika sering melakukan tarik gas saat mengerem di tanjakan. (Sumber: Istimewa)

Samarinda, Presisi.co – Kondisi topografi jalan di Kota Samarinda yang beragam, mulai dari jalan datar, tanjakan, turunan hingga tikungan tajam, menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor.

Medan yang bervariasi, ditambah rute perjalanan yang relatif jauh, menuntut kesiapan tidak hanya dari sisi fisik pengendara, tetapi juga performa kendaraan yang digunakan.

Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2, Ignatius Nindyatama, mengingatkan pentingnya teknik berkendara yang tepat agar komponen sepeda motor tetap awet dan aman digunakan.

Menurutnya, kebiasaan berkendara yang kurang tepat justru dapat mempercepat kerusakan komponen kendaraan.

“Salah satu kebiasaan yang kurang baik adalah saat berada di tanjakan, sebagian pengendara menahan motor agar tidak mundur dengan tetap menarik gas sambil menekan rem,” ujarnya.

Ia menegaskan, cara tersebut terlihat membantu, namun justru berisiko merusak komponen sepeda motor sekaligus membahayakan keselamatan pengendara.

Ketika gas ditarik dalam kondisi rem masih aktif, mesin tetap menghasilkan tenaga tetapi tertahan oleh rem. Kondisi ini membuat sejumlah komponen bekerja lebih keras dari seharusnya.

Pada motor matik, dampaknya antara lain kampas kopling menjadi cepat aus akibat gesekan berlebih, sistem CVT mengalami panas berlebih, tarikan motor menjadi kurang responsif, serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Sementara pada motor manual atau kopling, kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kampas kopling cepat habis, mesin dan kopling cepat panas, performa kendaraan menurun, hingga meningkatkan risiko motor meloncat saat rem dilepas.

Ignatius menyarankan pengendara cukup menggunakan rem untuk menahan posisi motor saat berada di tanjakan.

Saat akan kembali berjalan, pengendara diminta melepas rem terlebih dahulu, kemudian menarik gas secara perlahan.

Ia menekankan bahwa menarik gas saat mengerem di tanjakan bukanlah teknik yang tepat karena selain mempercepat kerusakan komponen, juga meningkatkan potensi kecelakaan.

“Gunakan teknik berkendara yang benar agar motor tetap awet, irit, dan aman digunakan,” katanya.

Selain itu, pengendara juga diimbau untuk rutin melakukan servis berkala di bengkel resmi agar kondisi sepeda motor tetap optimal sesuai standar pabrikan.